Alfred Riedl Jagokan Timnas Indonesia dan Vietnam Jadi Jawara Piala AFF 2018

oleh Ario Yosia diperbarui 01 Nov 2018, 07:10 WIB
Ekspresi pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, setelah kalah dari Thailand dalam laga leg kedua final Piala AFF di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (17/12/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Tak lagi aktif melatih, Alfred Riedl masih memantau perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Pelatih asal Austria yang menukangi Timnas Indonesia tersebut mengalisis persaingan Piala AFF 2018.

Pria gaek kelahiran 2 November 1949 punya dua tim jagoan yang ia yakini bisa merajai Piala AFF.  Ia menilai Indonesia dan Vietnam memiliki peluang besar menjadi yang terbaik di edisi turnamen kali ini.

Advertisement

Thailand sebagai juara bertahan tak akan diperkuat oleh beberapa pemain bintang mereka, yakni empat pemain yang berkiprah di luar liga Thailand.

"Biasanya di Piala AFF, Thailand selalu diakui sebagai kandidat teratas untuk kejuaraan, tetapi di turnamen tahun ini saya pikir Vietnam atau Indonesia akan memiliki peluang besar untuk memenangkan piala ini,” ujar Riedl, dalam sesi wawancara dengan media digital Vietnam, The Thao Van Hoa.

Alfred yang sukses mengantar Timnas Indonesia menembus final Piala AFF 2016 lalu punya alasan tak menempatkan Thailand sebagai kandidat utama jawara. 

“Menurut informasi yang saya dapat, Federasi Sepakbola Thailand berencana untuk datang ke Piala AFF dengan tim cadangan. Saya pribadi tidak tahu mengapa mereka membuat keputusan ini. Tapi jelas akan sangat berpengaruh pada peluang tim untuk menjuarai Piala AFF,” ujar Alfred.

Pelatih yang dikenal sebagai sosok tegas mengu terkejut dengan keputusan Filipina menunjuk mantan pelatih top asal Swedia, Sven-Goran Eriksson.

“Saya telah memantau perkembangan berita tentang sepak bola Asia, tetapi tidak terlalu memikirkan hal seperti ini bisa terjadi di Piala AFF. Mengejutkan ketika mendengar kabar Filipina menunjuk Sven-Goran Eriksson sebagai pelatih tim nasional,” tutur pria berusia 68 tahun itu.

Alfred Riedl melihat kehadiran Eriksson, yang pernah menukangi Timnas Inggris, di kubu The Azkals akan menyajikan sebuah pembeda.

“Hanya enam tim yang dapat menciptakan persaingan nyata di Piala AFF 2018 dan saya pikir Filipina dapat membuat perbedaan dan mendapatkan hasil yang baik jika semua pemain dalam skuat mereka berasal dari luar negeri,” imbuh Riedl.

Di ajang Piala AFF 2018, persaingan penyisihan Grup A diramaikan Vietnam, Malaysia, Myanmar, Kamboja dan Laos. Sementara di Grup B dihuni Thailand, Filipina, Timor Leste, dan Singapura.

 

Berita Terkait