Persebaya Tertantang Menekuk PSM Setelah Mengalahkan Persija

oleh Aditya Wany diperbarui 05 Nov 2018, 21:05 WIB
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, tertantang untuk mengalahkan PSM Makassar pada laga pekan ke-30 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/11/2018). Hal itu merupakan dampak setelah menang atas Persija Jakarta di stadion yang sama, Minggu (4/11/2018).

Advertisement

PSM dan Persija merupakan klub yang sama-sama menghuni papan atas. Bedanya, Persija kini di peringkat ketiga, sementara PSM sudah beberapa pekan terakhir menghuni puncak klasemen.

"Semoga penampilan pemain ini bisa berlanjut saat melawan PSM. Kami punya cukup waktu karena pertandingan hari Sabtu. Semoga kami tetap konsisten bermain seperti melawan Persija, dan terus memberikan kemenangan untuk Bonek," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Persebaya punya modal positif setelah mengalahkan Persija. Itu merupakan kemenangan ketiga mereka melawan tim besar setelah unggul 4-0 atas Madura United dan 4-0 (25/10/2018) atas Persib Bandung (20/10/2018).

"Kami akan mengalahkan beberapa tim besar lagi seperti Bhayangkara dan PSM. Ini bukan percaya diri berlebih atau takabur, tapi kami akan berusaha untuk mencapai itu," ujar Djanur.

Laga menjamu klub berjulukan Juku Eja itu menjadi sangat krusial bagi Djanur. Djanur sempat mengatakan Persebaya butuh tiga kemenangan sebelum pertandingan melawan Madura United.

Tim Bajul Ijo sudah mendapatkan dua di antaranya dan berada di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 38 poin. Mereka memiliki selisih enam poin dengan Perserui Serui yang berada di peringkat ke-16 atau posisi teratas zona degradasi dengan 32 poin.

Sesuai perhitungan Djanur, kemenangan atas PSM akan mengamankan posisi Persebaya untuk bertahan di Liga 1 musim depan. Hitungan itu disesuaikan pula dengan prediksi raihan poin beberapa klub lain di bawahnya.

"Bisa dihitung dengan meraih 41 poin, saya rasa aman melihat sisa pertandingan papan bawah. Saya juga ikut hitung pertandingan tim lain, jadi sudah jumlah poin itu sudah cukup," ucapnya.