Adaptasi Cuaca Bikin Timnas Indonesia Datang Lebih Awal ke Singapura

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 08 Nov 2018, 04:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia saat sesi latihan di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (7/11). Latihan Timnas ini merupakan persiapan jelang laga melawan Singapura pada Piala AFF 2018. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Singapura - Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, punya alasan khusus mengapa memboyong timnya lebih cepat ke Singapura. Bima Sakti ingin pemainnya bisa cepat beradaptasi dengan cuaca.

Advertisement

Timnas Indonesia sudah tiba di Singapura pada Selasa malam WIB (6/11/2018). Padahal, awalnya Tim Merah-Putih dijadwalkan baru tiba keesokan harinya.

Kondisi cuaca di Singapura memang sedang tidak menentu. Peralihan musim yang sedang terjadi jadi penyebab kondisi cuaca tak menentu itu.

Pada siang hari, cuaca di Singapura sangat menyengat. Pantauan Bola.com, cuaca di hampir seluruh pelosok Singapura mencapai 31 derajat celcius, yakni pada jam 12.00 sampai 16.00.

Memasuki malam hari, cuaca menurun menjadi sekitar 26 derajat celcius. Bahkan, hujan sempat turun disertai petir yang berlangsung sampai tengah malam.

"Kami sengaja datang lebih awal atau lebih cepat satu hari. Biasanya datang H-2 sebelum pertandingan. Ini dilakukan supaya pemain bisa beradaptasi dengan cuaca di Singapura," kata Bima Sakti kepada wartawan.

Meski demikian, Bima Sakti yakin anak asuhnya bisa segera beradaptasi dengan cuaca. Mantan asisten Bima Sakti itu yakin cuaca tidak mengganggu persiapan anak asuhnya jelang laga kontra Timnas Singapura di Piala AFF 2018.

"Walau sedikit berbeda. Cuaca di sini sama seperti di Cikarang atau mungkin lebih panas. Meski begitu, kondisi semua pemain Timnas Indonesia tidak ada masalah. Stefano Lilipaly juga sudah berhasil pulih," imbuhnya.

Berita Terkait