Rekam Jejak Kapten Singapura Vs Timnas Indonesia

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 09 Nov 2018, 10:15 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Hansamu Yama dan pemain Singapura, Hariss Harun, bersalaman saat jumpa pers jelang laga Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11). Timnas akan berhadapan dengan Singapura. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Singaura - Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga pembuka Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Nasional, Singapura, pada Jumat (9/11/2018). Laga ini juga menjadi panggung tersendiri buat kedua kapten tim.

Advertisement

Peran kapten dalam sebuah pertandingan tentu saja sangat penting. Sosok kepemimpinannya sangat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan permainan dan emosi para pemain.

Wajar bila pelatih timnas tak ingin gegabah mempercayakan ban kapten dalam setiap laga. Sosok terpilih merupakan pemain yang memiliki ketegasan dan panutan di antara rekan setimnya.

Pada Piala AFF 2018, Timnas Indonesia memilih sosok Hansamu Yama sebagai kapten. Adapun Singapura mempercayakan predikat tersebut pada seorang Hariss Harun.

Hansamu Yama bisa dibilang menjadi kapten termuda Timnas Indonesia sepanjang sejarah Piala AFF. Keputusan yang terbilang berani buat pemilik delapan caps untuk timnas senior itu.

Adapun Hariss Harun merupakan pemain dengan pengalaman panjang di Timnas Singapura. Sebanyak 86 penampilan sudah dimilikinya semenjak memulai debut pada 2007.

Lantas seperti apa rekam jejak kedua nama tersebut bersama timnya masing-masing? Berikut ini rekam jejak Hansamu Yama dan Hariss Harun bersama timnya versi Bola.com.

Sajian liputan eksklusif Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 bisa pembaca nikmati dengan mengklik tautan ini

 

2 dari 3 halaman

Hansamu Yama

Bek Indonesia, Hansamu Yama, saat melawan Chinese Taipei pada laga Grup A Asian Games di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (12/8/2018). Indonesia menang 4-0 atas Chinese Taipei. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Hansamu Yama memulai kariernya bersama Timnas Indonesia dari kelompok umur U-19 pada 2013-2014 dan U-23 pada 2015-2018. Penampilan apiknya di timnas kelompok umur membuat namanya naik pangkat dipanggil ke timnas senior.

Pada 3 Desember 2016, Hansamu Yama menandai debutnya bersama timnas senior di bawah asuhan Alfred Riedl pada Piala AFF. Tak butuh waktu lama, Hansamu berhasil mencetak gol perdana dalam debutnya itu ke gawang Vietnam.

Pengalaman Hansamu Yama di timnas senior lantas membuat namanya dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia U-23 asuhan Luis Mila. Ban kapten itu digunakan Hansamu pada SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Sejauh ini, pemain Barito Putera itu sudah membukukan 16 penampilan bersama Timnas Indonesia, dengan rincian tiga caps di U-19, lima caps di U-23, dan delapan penampilan bersama timnas senior. Kepemimpinan Hansamu Yama tentu sangat dibutuhkan pada Piala AFF 2018 mengingat Indonesia dibebani target juara oleh PSSI.

3 dari 3 halaman

Hariss Harun

Kapten Timnas Singapura, Hariss Harun. (Bola.com/Dok. FAS)

Hariss Harun merupakan pemain berpengalaman di Timnas Singapura. Memulai debut pada 2007 pada usia 17 tahun dalam laga persahabatan melawan Korea Utara.

Piala AFF 2018 ini menjadi edisi keempat buat Hariss Harun setelah 2012, 2014, dan 2016. Sejauh ini, pemain berpostur 178 cm itu sudah mengemas 86 penampilan dan lima gol untuk The Lions.

Tak hanya di dalam lapangan, kecerdasan Hariss Harun juga terlihat dari latar belakang pendidikan. Pemain yang merumput bersama Johor Darul Ta’zim itu merupakan pemilik gelar Diploma Politeknik Nanyang jurusan Manajemen Kebugaran dan Olahraga.

Latar belakang yang dimiliki Hariss Harun tentu saja sudah cukup untuk menjelaskan kemampuannya. Wajar saja bila pelatih Fandi Ahmad memilihnya untuk menjadi kapten Timnas Singapura di Piala AFF 2018.