Mario Balotelli Tertawakan Kekalahan Manchester United dari PSG

oleh Aning Jati diperbarui 13 Feb 2019, 13:30 WIB
Aksi Marcus Rashford mencoba melewati Marquinhos pada laga leg 1, babak 16 Besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Manchester, Rabu (13/2). Manchester United kalah 0-2 dari PSG. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Kekalahan Manchester United dari Paris Saint-Germain jadi mimpi buruk kalangan fans Setan Merah. Kekalahan ini juga jadi objek gurauan fans rival. Bahkan, pemain sekelas Mario Balotelli ikut menjadikan kekalahan Setan Merah ini sebagai bahan guyonannya.

Meski lebih diunggulkan, nyatanya Manchester United tak berdaya ketika jumpa PSG di babak 16 besar Liga Champions. Bermain di Old Trafford, Rabu dini hari WIB (13/2/2019) United kalah dengan skor 0-2.

Advertisement

Dua gol skuat asuhan Thomas Tuchel itu dicetak Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe. Bagi PSG, hasil ini tentu saja sangat menguntungkan karena akan jadi tuan rumah di leg kedua.

Di sisi lain, Mario Balotelli memang tidak bermain untuk PSG, karena dia justru membela rival PSG di Ligue 1, Olympique Marseille. Namun, Balotelli terlihat ikut senang atas kekalahan United dari PSG.

Penyebab Balotelli ikut senang disinyalir lantaran dia berstatus mantan pemain Manchester City, yang tidak lain adalah rival sekota United. Penyerang asal Italia itu pernah membela City pada 2010 hingga 2013.

Setidaknya, ada empat cuitan di Twitter Balotelli yang ditujukan untuk membuat kekalahan United sebagai lelucon. Secara tersirat, dia membuat cuitan itu dengan statusnya sebagai mantan pemain Man City.

"Fans Manchester City senang [emoticon tertawa]! Selamat malam," demikian satu di antara cuitan dari Balotelli sesaat setelah kekalahan United.

Sebelumnya, pemain 28 tahun juga mengunggah video saat pemain United berada dalam tekanan PSG.

Tingkah Balotelli dalam mem-bully United tidak sampai di situ saja. Pemain yang dikenal punya perangai bengal itu juga masih punya satu sindiran pedas yang dialamatkan kepada Paul Pogba dkk.

Balotelli mengungkit momen pembantaian yang dilakukan Man City atas Manchester United pada 2011. Saat itu, City menang dengan skor 1-6 atas United pada laga di Old Trafford.

Balotelli bermain apik di laga tersebut. Dia mencetak dua gol untuk Man City. Selain itu, pada momen itulah dia melakukan selebrasi yang cukup epik dengan menunjukkan kaos dalam dengan tulisan 'why always me?'.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait