Madura United Tentukan Nasib Dejan Antonic di Laga 8 Besar Piala Indonesia 2018

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 16 Apr 2019, 08:30 WIB
Pelatih Madura United, Dejan Antonic, tampak meluapkan kekesalan kepada wasit yang berimbas kepada kartu merah kepadanya dalam laga kontra Persebaya Surabaya di leg petama semifinal Piala Presiden 2019 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (3/4/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Madura United memberikan kesempatan terakhir buat pelatih Dejan Antonic untuk membuktikan kualitasnya di babak 8 besar Piala Indonesia 2018. Manajer klub, Haruna Soemitro, menegaskan tak segan memecat Dejan jika Madura United gagal meraih kesuksesan.

Madura United sebelumnya gagal menjuarai Piala Presiden 2019. Laskar Sape Kerrap hanya sampai semifinal karena disingkirkan Persebaya Surabaya dengan agregat 2-4.

Advertisement

Padahal, Madura United memiliki kualitas pemain di atas rata-rata dengan kehadiran Andik Vermansah, Aleksandar Rakic, hingga Alberto 'Beto' Goncalves. Hal itulah yang membuat manajemen menetapkan target tinggi buat Madura United di Piala Indonesia ini.

"Kami kecewa dengan hasil yang diraih di Piala Presiden 2019. Sekarang saatnya kami menguji lagi (kualitas Dejan Antonic) di Piala Indonesia ini," kata Haruna dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Satu hal yang menarik, nasib Dejan ditentukan dalam laga yang sama persis dengan kegagalan Madura United di Piala Presiden 2019. Ya, Madura United akan kembali berjumpa Persebaya di 8 besar Piala Indonesia 2018. Jika kalah, Haruna mengaku tak segan mendepak Dejan dan pemain yang dianggap tidak memberikan kontribusi.

"Ibaratnya ini ujian ulangan. Kalau sudah diulangm akan tetapi diulangi lagi (kekalahannya), ya sudahlah. Apa boleh buat, maka baik pelatih atau pemain akan kami evaluasi," tegas Haruna.

Babak 8 besar Piala Indonesia 2018 akan digelar antara tanggal 23 April sampai 5 Mei 2019. Madura United lebih dulu bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo untuk melakoni laga leg 1.