5 Pemain Gaek yang Dipanggil Simon McMenemy ke Timnas Indonesia

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 24 Mei 2019, 09:15 WIB
Simon McMenemy memanggil 25 pemain yang lima di antaranya sudah berusia senja. Siapa saja? (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Simon McMenemy melalui PSSI memanggil 25 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang dua laga uji coba internasional. Menariknya, dalam daftar tersebut terdapat beberapa pemain yang sudah memasuki usia senja.

Ukuran usia senja yang dimaksud adalah pemain yang menginjak angka 32 tahun ke atas. Meski dalam sepak bola usia tersebut sebenarnya masih dibutuhkan sebagai penyeimbang dalam tim.

Advertisement

Namun, dalam 25 nama yang dipanggil, ada lima pemain yang berusia di atas 32 tahun. Belum diketahui alasan pelatih Simon McMenemy berani membawa pemain-pemain dengan usia tersebut.

Padahal, sejatinya Simon McMenemy memiliki banyak pilihan. Pelatih asal Skotlandia itu bisa mengambil pemain-pemain muda yang beberapa bulan lalu tampil bersama Timnas U-23.

Menarik rasanya untuk melihat susunan pemain Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy dengan kehadiran pemain-pemain senja tersebut.

Timnas Merah Putih akan melakoni dua laga uji coba yakni melawan Yordania di Amman (11/6/2019) dan menjamu Vanuatu di Tanah Air pada (15/6/2019).

Lantas, siapa sajakah pemain-pemain tersebut? Berikut ini lima pemain berusia senja yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia:

2 dari 6 halaman

Ruben Sanadi (32 Tahun)

Pemain Timnas Indonesia, Ruben Sanadi, saat melakoni laga uji coba internasional kontra Myanmar di Stadion Mandalathiri, Mandalay, Myanmar, Senin (25/3/2019). Timnas Indonesia menang 2-0 dalam laga ini. (FA Myanmar)

Ruben Sanadi kembali mendapatkan kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy. Pemain berusia 32 tahun dipilih berkat penampilan apiknya bersama Persebaya Surabaya.

Sejak melakoni debut bersama Timnas Indonesia pada 2013, Ruben Sanadi sejauh ini sudah mengemas delapan penampilan. Pada laga terakhir, pemain kelahiran Biak, Papua, 8 Januari 1987 itu tampil selama 46 menit saat menghadapi Myanmar (25/3/2019).

3 dari 6 halaman

Achmad Jufriyanto (32 Tahun)

Bek Timnas Indonesia, Achmad Jufriyanto, mengontrol bola saat melawan Kamboja pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Indonesia menang 3-1 atas Kamboja. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Achmad Jufriyanto kembali dipanggil Timnas Indonesia. Pemanggilan ini menjadi yang pertama setelah dua tahun tak dilirik pelatih-pelatih Tim Garuda.

Achmad Jufriyanto terakhir berseragam Merah-Putih ketika tampil dalam laga uji coba melawan Kamboja. Ketika itu, pemain berusia 32 tahun tersebut bermain 90 menit dan membantu Indonesia menang 3-1.

Achmad Jufriyanto memulai debut untuk Timnas Indonesia pada 2007. Sejauh ini, pemain kelahiran Tangerang, 7 Februari 1987, itu mengemas 21 caps dan mencetak satu gol.

Kuat dugaan pemanggilan kembali Achmad Jufriyanto dilakukan setelah sang pemain kembali bermain di Indonesia. Saat ini, Achmad Jufriyanto bermain untuk Persib Bandung.

4 dari 6 halaman

Ricardo Salampessy (35 Tahun)

Pemain Perssipura, Ricardo Salampessy saat melawan Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2017 di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (7/5/2017). (Bola.com/Nicklas hanoatubun)

Salah seoran pemain kejutan dalam daftar panggil untuk membela Timnas Indonesia adalah Ricardo Salampessy. Pemanggilan ini menjadi yang pertama setelah membela Timnas Indonesia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2014.

Ricardo Salampessy sejauh ini sudah mencatatkan 12 penampilan untuk Timnas Indonesia. Dalam 912 menit bermain, pemain kelahiran Ambon, 18 Februari 1984, itu berhasil mencetak 1 gol.

Meski berusia 35 tahun, Ricardo Salampessy masih konsisten menjaga performanya. Penampilan apiknya itu membuat Ricardo Salampessy menjadi pilihan utama di lini belakang Persipura Jayapura.

Pertimbangan itulah yang diyakini menjadi alasan pelatih Simon McMenemy memanggilnya untuk dua laga uji coba. Ricardo Salampessy bisa menjadi pilihan untuk memperkuat barisan pertahanan Tim Merah-Putih.

5 dari 6 halaman

Yustinus Pae (35 Tahun)

Pemain Timnas Indonesia, Yustinus Pae, melakukan pemanasan saat latihan di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (8/3). Latihan ini merupakan persiapan jelang laga persahabatan melawan Myanmar. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Pelatih Simon McMenemy kembali memberikan kesempatan pada Yustinus Pae untuk memperkuat Timnas Indonesia. Pada pemanggilan terakhir dalam laga uji coba melawan Myanmar, pemain berusia 35 tahun itu dipercaya bermain 90 menit.

Penampilan itu melengkapi caps kedua Yustinus Pae bersama Timnas Indonesia. Adapun Yustinus Pae mencatatkan debut pada Kualifikasi Piala Asia 2015 yang berlangsung 15 Oktober 2013 dengan durasi bermain selama 46 menit.

6 dari 6 halaman

Alberto Goncalves (38 Tahun)

Striker Indonesia, Alberto Goncalves melakukan selebrasi usai membobol gawang Uni Emirat Arab (UEA) pada Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Jumat (24/8). Indonesia kalah dari UEA lewat drama adu penalti. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Alberto Goncalves menjadi pemain paling tua yang dipanggil Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy. Pemain naturalisasi Indonesia itu masih mendapatkan kepercayaan meski sudah berumur 38 tahun.

Sejak mendapatkan status WNI pada 2018, Alberto Goncalves tercatat sudah tampil sebanyak 10 pertandingan. Meski sudah berumur, nyatanya pemain yang akrab disapa Beto itu masih mampu bersaing dan mencetak 10 gol.

Alasan inilah yang diyakini memperkuat keputusan pelatih Simon McMenemy memanggil Beto. Apalagi sampai saat ini belum ada pemain muda yang mampu tampil produktif jika memperkuat Timnas Indonesia senior.

Berita Terkait