Madura United Bertekad Balas Kekalahan dari PSM

oleh Aditya Wany diperbarui 06 Jul 2019, 16:45 WIB
PSM Makassar takluk 0-2 dari Madura United pada lanjutan Shopee Liga 1 di Di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Kamis (4/7/2019). (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Bangkalan - Madura United masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan PSM Makassar. Sebelumnya, dua tim sudah dua kali beruntun bertemu. Kini keduanya bakal berduel lagi, kali ini dalam laga leg kedua semifinal Piala Indonesia 2018 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Minggu sore (7/7/2019).

PSM meraih kemenangan tipis 1-0 dalam leg pertama di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar (30/6/2019). Peluang Madura United lolos ke final masih terbuka, asalkan bisa menang lebih dari dua gol.

Advertisement

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, ingin anak asuhnya bisa membalikkan keadaan. Apalagi, mereka punya modal penting. Greg Nwokolo dkk. menang 2-0 atas PSM dalam pekan keenam Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura (4/7/2019).

"Peluang masih terbuka lebar. Kami hanya tertinggal satu gol. Kami harus balas di kandang Minggu nanti. Ini akan menjadi pertandingan yang panas dan menguji mental kematangan tim. Siapa yang siap, dia yang akan lolos," kata pelatih asal Serbia itu.

Jika melihat rekor pertemuan, PSM tercatat belum pernah menang di markas Madura United sejak 2016. Kedua tim sudah empat kali bertemu di Madura, hasilnya Laskar Sape Kerrab selalu berhasil mengalahkan Juku Eja.

Catatan apik itu membuat pemain serba bisa Madura United, Guntur Ariyadi, kian termotivasi. Pemain asal Banyuwangi itu ingin membawa timnya lolos ke partai puncak, menjadi juara, dan tampil di Piala AFC 2020.

"Saya sudah lama bergabung dengan Madura United, sudah sejak 2016. PSM Makassar belum pernah imbang di sini, apalagi menang. Mereka juga sulit cetak gol ke Madura. Kami semangat dengan rekor itu dan akan dilanjutkan untuk pertandingan Minggu nanti," ucap Guntur.

"Saya pasti tampil habis-habisan. Soalnya, kalau nanti Madura kalah, tidak ada pertandingan lagi (di Piala Indonesia). Anggap saja pertandingan ini final. Kalau saya diturunkan, pasti persembahkan yang terbaik," imbuh pemain bernomor punggung 2 di Madura United itu.