Persebaya Terancam Tak Mengantongi Lisensi AFC Akibat Lampu Stadion

oleh Aditya Wany diperbarui 24 Jul 2019, 16:15 WIB
Stadion GBT (Foto: Pemkot Surabaya)

Bola.com, Surabaya - Penerangan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, menjadi sorotan setelah insiden lampu padam selama 13 menit terjadi saat Persebaya Surabaya menjamu Tira Persikabo dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019, Minggu (21/7/2019). Insiden tersebut membuat Persebaya terancam gagal mengantongi lisensi klub AFC.

Penerangan Stadion GBT sendiri saat ini masih bermasalah. Sebab, lampu stadion tersebut tidak sesuai standar. Wakil ketua panpel Persebaya, Ram Surahman, menyebutkan pihaknya sudah menyampaikan masalah ini dalam dengar pendapat bersama DPRD Surabaya.

Advertisement

“Saat hearing sudah kami sampaikan di depan dewan bahwa lampu stadion diatur 1.200 lux, tetapi hasil verifikasi dari LIB hanya 830. Ini menjadi tantangan sekarang karena Persebaya tengah berusaha mendapatkan lisensi klub AFC. Salah satu syaratnya soal lampu,” kata Ram.

Kondisi ini membuat Persebaya terancam tidak mengantongi lisensi AFC mengingat saat ini dalam proses pengajuan. Batas waktu untuk mendapat lisensi klub itu hanya sampai 15 Agustus atau kurang dari sebulan lagi.

“Kami sudah sampaikan di DPRD, semoga 15 Agustus yang jadi batas akhir kami harus memastikan lampu berkekuatan 1.200 lux. Kalau tidak bisa, kemungkinan lisensi kami gagal,” ucap pria asal Gresik tersebut.

“Sekarang tergantung kemauan saja soal lampu di GBT ini karena sejak awal tahun kami sudah sampaikan ada 40 sekian titik yang mati. Prosedur pengadaannya bagaimana, kami tidak paham, karena kami posisinya hanya sebagai penyewa,” imbuh wakil ketua panpel Persebaya itu.

 

2 dari 2 halaman

Berpotensi Seperti PSM di Piala AFC

Persebaya akan mengalami kesulitan jika gagal mendapat lisensi AFC. Sebab, klub berjulukan Bajul Ijo tersebut harus menggunakan stadion di luar Persebaya apabila musim depan bisa berlaga di kompetisi Asia.

“Belum ada opsi lain. Homebase kami di sini, tidak mungkin di luar Surabaya. Yang jelas, kami terus komunikasi dengan Dispora dan Pemkot Surabaya. Semoga sebelum 15 Agustus selesai,” ujarnya.

Situasi ini dialami oleh PSM Makassar yang berlaga di Piala AFC 2019. Lampu markas mereka, Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, tidak sesuai dengan ketentuan AFC. Akibatnya, mereka harus terusir dari kandang sendiri dan bermain di Stadion Pakansari, Bogor.

Berita Terkait