Persija Ingin Laga Dihentikan jika Suporter PSM Masuk ke Area Belakang Gawang

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 25 Jul 2019, 05:00 WIB
Pesan sepak bola damai jadi tema koreografi suporter saat laga PSM Makassar kontra Persib Bandung di Stadion Mattoangin, Makassar, Rabu (24/10/2018). (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Jakarta - Seorang suporter PSM Makassar mendekati lapangan dan mengoyakkan jaring gawang Persija Jakarta ketika kedua tim bermain imbang 2-2 pada pekan ke-31 Liga 1 2018 di Stadion Mattoangin, 16 November lalu. Apabila kejadian tersebut terulang lagi, Persija ingin laga leg kedua final Piala Indonesia 2018 dihentikan.

Persija Jakarta akan menantang PSM pada leg kedua final Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (28/7/2019). Persija datang ke Makassar dengan modal keunggulan 1-0 yang mereka raih pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (21/7/2019).

Advertisement

Persija punya kans untuk menjuarai Piala Indonesia untuk meraih trofi pertama mereka pada musim ini. Namun, berkaca dari pengalaman dalam pertemuan kontra PSM di Liga 1 2018, Persija mewaspadai adanya tindak-tanduk orang-orang yang berada di stadion.

"Kami tahu kondisi stadion di sana berbeda dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Saya sudah instruksikan seandainya ada penonton yang masuk ke sentel ban, saya tak mau bermain demi keamanan tim," kata Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, di Lapangan PSAU TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/7/2109).

"Prosedurnya seperti itu. Kalau ada penonton yang masuk, saya ingin laga dihentikan," imbuh Ardhi.

Persija Jakarta hanya butuh hasil imbang atau pun tak kalah dengan margin lebih dari satu gol, dengan catatan, dapat membobol gawang PSM, untuk meraih gelar Piala Indonesia. Oleh sebab itu, Macan Kemayoran mengantisipasi segala kejadian di luar dugaan yang dapat terjadi di Mattoangin.

2 dari 2 halaman

Pelatih Persija Berharap Situasi Kondusif

Suporter PSM Makassar saat melawan Becamex Binh Duong pada laga semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Rabu (26/6). PSM menang 2-1 atas Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Mendengar apa yang terjadi pada pertemuan kedua tim di Makassar pada musim lalu, pelatih Persija, Julio Banuelos kaget. Arsitek yang baru menangani Macan Kemayoran itu berharap panpel PSM dapat bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pada leg kedua.

"Apabila itu terjadi, artinya tidak ada rasa tanggung jawab dari panpel di sana. Kami berharap situasi tetap kondusif," imbuh Julio.

Pertemuan antara Persija dan PSM di final Piala Indonesia 2018 ini layaknya sebuah persaingan yang sama seperti pada musim lalu. Kedua tim merupakan kandidat juara Liga 1 2018 yang akhirnya berhasil dimenangi oleh Persija Jakarta.

Berita Terkait