Tak Enak Hati dengan Manchester United, Pochettino Minta Maaf

oleh Novie Rachmayanti diperbarui 26 Jul 2019, 18:15 WIB
Mauricio Pochettino memastikan pemain bintang Tottenham Hotspur akan tampil pada ICC 2019 di Stadion Nasional, Singapura. (Bola.com/Aditya Wicaksono)

Bola.com, Jakarta - Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, melontarkan permintaan maaf kepada kubu Manchester United setelah pemain Spurs melakukan pelanggaran keras.

Kedua tim bertemu di ajang pramusim International Champions Cup (ICC) 2019 di China, Kamis malam WIB (26/7/2019).

Advertisement

Pada babak pertama, gelandang Tottenham Hotspurs menginjak pemain anyar Manchester United, Daniel James, yang memicu emosi Scott McTominay. Meski James tak terluka, Pochettino tetap merasa tak enak hati.

"Saya agak jengkel tentang beberapa hal, saya tidak senang," kata Pochettino, dikutip dari The Guardian, Jumat (26/7/2019).

"Saya meminta maaf atas nama pemain, untuk Manchester United. Ini sepak bola. Itu bukan niat mereka. Terkadang, Anda perlu agresif dan bermain dengan penuh semangat, tetapi fokusnya adalah membangun kebugaran dan mengembangkan cara kami ingin bermain," tambahnya.

Meski begitu, Pochettino makin merasa tak enak lantaran ada satu lagi pemain Manchester United, terluka saat berhadapan dengan Spurs. Pemain itu adalah Eric Baily.

"Tentu saja saya khawatir. Bailly cedera dan saya minta maaf untuk itu," ujar manajer asal Argentina itu.

Eric Bailly cedera setelah mencoba menghalau tendangan Son Heung-min. Bek asal Pantai Gading itu keluar dari lapangan setelah hanya bermain 11 menit.

2 dari 2 halaman

Respons Ole Gunnar Solskjaer

Manajer Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskaer memuji para fans yang tetap mendukung MU pada laga terakhir Liga Inggris kontra Cardiff City, Minggu (12/5/2019). (Foto AP / Rui Vieira)

Permintaan maaf itu mendapat respons dari manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Bagi Solskjaer, tekel yang diterima Daniel James itu merupakan hal yang wajar dalam sepak bola.

"Tentu saja, kami ingin pemain tetap terjaga, karena sepak bola olahraga keras. Tetapi, kami harus tetap menekel. Selama pertandingan dipimpin dengan adil, tak masalah," kata Solskjaer.

Sementara untuk Eric Bailly, Solskjaer akan mengawasi kondisinya setelah kembali ke Manchester.

"Kami belum yakin seberapa buruknya itu. Tentu saja, kami harus kembali ke Manchester dan melakukan pemindaian. Kami berharap yang terbaik," ucap manajer asal Norwegia itu.

Sumber: The Guardian

Berita Terkait