PSSI Puji Langkah Ezra Walian Berkarier di Indonesia

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 09 Sep 2019, 09:00 WIB
Striker Timnas Indonesia, Ezra Walian, saat tampil melawan Vietnam pada laga SEA Games di Stadion MPS, Selangor, Selasa (22/8/2017). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Sebuah keputusan besar diambil Ezra Walian, pemuda berdarah Belanda yang kini berkewarganegaraan Indonesia. Penyerang berusia 21 tahun itu memilih untuk berkarier di Tanah Air, setelah berstatus tanpa klub setelah dilepas Almere City, peserta Eerste Divisie atau kasta kedua kompetisi di Negeri Kincir angin tersebut.

Di tahun terakhir kontraknya bersama Almere, Ezra Walian dipinjamkan ke RKC Waalwijk selama semusim penuh. Tampil pada 28 laga di seluruh kejuaraan, pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, 22 Oktober 1997 itu hanya menyarangkan empat gol. Demikian catatan Transfermarkt.

Advertisement

Ezra Walian sempat mengadu peruntungan dengan mengikuti seleksi bersama Tranmere Rovers, peserta League One atau kasta ketiga Liga Inggris.

Entah bagaimana kelanjutannya, takdir malah membawa Ezra Walian ke Indonesia. Eks Jong Ajax tersebut membubuhkan tanda tangan kontrak selama tiga setengah tahun bersama PSM Makassar.

Pro dan kontra lahir terhadap putusan Ezra Walian. Ada yang menyayangkan sebab kariernya menurun. Ada pula yang memuji mengingat penampilannya dapat dipantau Timnas Indonesia U-22 yang berencana memanggilnya untuk SEA Games 2019.

"Merupakan satu langkah yang baik yang telah dilakukan, bahwa menunjukkan keseriusan yang bersangkutan untuk membela Timnas Indonesia dan U-22," tutur Ratu Tisha Destria, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI.

2 dari 2 halaman

Upaya PSSI Melegalkan Ezra Walian

Pemain Timnas Indonesia U-23, Ezra Walian, berpose seusai latihan di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (14/3). Latihan ini merupakan persiapan jelang Kualifikasi Piala AFC U-23. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Tisha menerangkan bahwa pihaknya masih berupaya melegalkan Ezra Walian agar dapat berseragam Timnas Indonesia U-22 maupun senior dalam kalender FIFA. Status warganegara yang masih bermasalah membuatnya dicekal memperkuat Timnas Indonesia U-22 di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020, 26 Maret lalu.

"Tentu, karena itu belum datang keputusan dari FIFA, Kami harus patuh dengan aturan yang ada. Namun, kami tidak menyerah. Kami terus berusaha untuk menegosiasikan lebih lanjut mengenai dokumen-dokumen yang terkait," imbuh Tisha.

"Tapi, kami tak bisa berjanji apa-apa selama FIFA belum memberikan keputusan. Kami akan lihat ke depannya," tuturnya.

Untungnya, Ezra Walian masih dapat memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019. Pasalnya, hajatan multicabang itu tak masuk dalam kalender FIFA.

Berita Terkait