Bus Persib Ditimpuk Batu Setelah Hadapi Tira Persikabo, 2 Pemain Terluka

Skuat Persib mendapatkan penyerangan setelah menghadapi Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu malam (14/9/2019).

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 14 September 2019, 23:59 WIB
Para pemain Persib Bandung merayakan gol yang dicetak Kevin van Kippersluis ke gawang Tira Persikabo dalam laga tandang pekan ke-18 Shopee Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (14/9/2019). (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Bogor - Bus yang mengangkut skuat Persib Bandung diserang setelah menjalani pertandingan pekan ke-18 Shopee Liga 1 2019 menghadapi Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/9/2019). Akibatnya, beberapa pemain tim Maung Bandung menjadi korban.

Dari foto-foto yang beredar di grup aplikasi perpesanan singkat, WhatsApp, kaca bus skuat Persib Bandung pecah akibat lemparan bongkahan batu. Dua pemain tim Pangeran Biru luka-luka, yakni Omid Nazari dan Febri Hariyadi.

Advertisement

Berdasarkan foto, luka Nazari yang paling parah. Gelandang Filipina ini mengalami robek di bagian pelipisnya dengan darah mengucur deras mengenai wajahnya.

Pelatih Persib, Robert Alberts, sempat mengabadikan kejadian tersebut lewat akun Instagram pribadinya. Begitu pula bek Pangeran Biru, Ardi Idrus, yang mengunggah video di instastory saat Nazari dan Febri berdarah-darah.

"Pemain kami cedera di dalam bus. Cukup sudah, apakah Anda menyebut diri Anda sebagai suporter sepak bola. Melukai pemain. Cukup sudah. Tidak bagus," tulis Robert dalam akun Instagramnya.

Sebelum kejadian ini, skuat Persib Bandung sempat tertahan lama di Stadion Pakansari. Diduga, Supardi Nasir dkk. masih menunggu situasi di jalan, kondusif.

Pasalnya, sempat terjadi keributan antara suporter Persib Bandung dan Tira Persikabo saat pertandingan berlangsung. Beruntung, insiden tersebut hanya berlangsung sebentar dan tidak meluas.

Namun, rupanya aksi pelemparan kembali terjadi, kali ini bus yang mengangkut skuat Persib Bandung, yang menjadi sasaran hingga jatuh korban dari kalangan pemain.

Berita Terkait