Danilo Petrucci: Tak Mudah Kalahkan Marc Marquez

oleh Rizki Hidayat diperbarui 25 Sep 2019, 18:15 WIB
Pembalap Ducati, Danilo Petrucci, kehilangan kata-kata sekaligus tak menyangka bisa menjuarai MotoGP 2019. (AFP/Tizia Fabi)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Ducati, Danilo Petrucci, mengakui tak mudah untuk mengalahkan Marc Marquez. Menurutnya, Ducati harus terus berbenah jika ingin menghentikan dominasi Marquez di MotoGP.

Jagoan Tim Repsol Honda itu tampil impresif pada musim ini. Dari 14 seri yang sudah dijalani, Marc Marquez berhasil meraih 13 podium yang delapan di antaranya adalah finis terdepan.

Advertisement

Teranyar, dia mampu mengamankan podium utama di MotoGP Aragon yang berlangsung di Motorland Aragon, Minggu (22/9/2019). Pembalap dengan julukan The Baby Alien itu menyudahi balapan dengan waktu 41 menit 57,221 detik.

Marc Marquez unggul jauh atas rival-rivalnya, termasuk duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Marquez unggul hingga 4,836 detik atas Dovizioso yang finis di urutan kedua, dan 33,043 detik atas Petrucci yang menghuni peringkat ke-12.

Hasil itu pun membuat Marc Marquez makin kukuh bercokol di puncak klasemen sementara pembalap, dan berpeluang besar meraih titel juara dunia MotoGP 2019. Marquez mendulang 300 poin, unggul 98 angka atas Andrea Dovizioso di peringkat kedua dan 145 poin atas Danilo Petrucci di posisi keempat.

2 dari 2 halaman

Tak Mudah

Pembalap Ducati asal Italia, Danilo Petrucci bersama Marc Marquez dan Andrea Dovizioso berada di atas podium usai memenangkan Grand Prix MotoGP Italia di sirkuit Mugello di Scarperia, Italia (2/6/2019). (AP Photo/Antonio Calanni)

Petrucci menyebut Ducati harus bisa meningkatkan performa jika ingin bersaing dengan Marquez dan Repsol Honda. Apalagi, Ducati memiliki pembalap hebat seperti Andrea Dovizioso.

"Jelas kami harus terus memperbaiki diri. Meski mengalahkan Marc selalu sangat sulit," ucap Petrucci.

"Andrea sangat kuat, dia berkali-kali memperebutkan kemenangan, tak diragukan lagi pembalap yang layak juara, mengingat caranya membalap dan semua hal yang mampu dia lakukan," lanjutnya.

MotoGP musim ini masih menyisakan lima seri lagi, dan yang akan datang adalah di Thailand pada 6 Oktober 2019. Dovizioso masih berpeluang mengejar perolehan poin Marc Marquez. Namun, hal tersebut bukan perkara mudah.

"Apa yang kami butuhkan demi mengalahkan Marc? Ducati selalu bekerja keras, tetapi sulit mengatakan perbaikan apa yang harus kami lakukan," papar Petrucci.

"Jelas kami harus lebih baik, dan kami tahu aspek apa yang harus diperbaiki. Tetapi tak mudah mempraktikkannya," ujar pembalap 28 tahun itu.

Sumber asli: Motorsport

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Anindhya Danartikanya/Published: 25/9/2019)

Berita Terkait