Persela Bicara Persaingan Papan Bawah Liga 1 2019

oleh Aditya Wany diperbarui 30 Sep 2019, 15:15 WIB
Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar, memperhatikan timnya saat melawan Perseru Badak Lampung pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (11/9). Perseru bermain imbang 1-1 atas Persela. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Lamongan - Persela Lamongan masih terjebak di papan bawah klasemen sementara Liga 1 2019. Mereka kini berada di peringkat ke-15 alias batas terakhir di atas zona degradasi dengan mengoleksi 20 poin dari 21 pertandingan.

Terbaru, Persela Lamongan gagal mengamankan poin penuh setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bhayangkara FC pada pekan ke-21 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (28/9/2019). Hasil itu membuat Laskar Joko Tingkir tidak beranjak dari papan bawah.

Advertisement

Di sisi lain, Barito Putera menang 1-0 atas Persebaya di hari yang sama. Hasil itu membuat Barito Putera mendekati Persela meski masih di peringkat ke-17 atau zona merah dengan koleksi 19 poin. Situasi ini membuat pelatih Persela, Nilmaizar, mulai memikirkan langkah timnya di laga tersisa.

“Setelah Barito menang 1-0 melawan Persebaya, persaingan menjadi sangat luar biasa. Sekarang jarak kami dengan yang berada di bawah semakin dekat. Ini membuat situasi semakin berat buat kami,” kata pelatih asal Sumatera Barat itu.

Persaingan papan bawah kini memang semakin ketat karena jarak poin antarklub tidak terlalu jauh. Koleksi poin Persela Lamongan sebenarnya sama dengan Persija Jakarta yang berada di peringkat ke-14. Persija berhak berada di atas karena head-to-head keduanya sama, tapi Macan Kemayoran unggul selisih gol.

2 dari 2 halaman

Tidak Boleh Kehilangan Poin Lagi

Pemain Persela Alex dos Santos, M. Zaenuri, dan Delvin Rumbino merayakan gol ke gawang Bali United di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (18/7/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Selain itu, di bawah Persela Lamongan masih ada Kalteng Putra yang berada di peringkat ke-16 dengan 19 poin dan Semen Padang di dasar klasemen dengan 16 poin. Kedua tim promosi tersebut juga masih berpotensi besar mentas dari ancaman turun kasta.

“Kami harus bisa mengamankan poin di pertandingan berikutnya. Kami harus memperbaiki penampilan individu pemain masing-masing. Kami tidak boleh kehilangan poin lagi supaya bisa naik ke atas,” ucap Nilmaizar.

Situasi berat dengan terpaksa berada di papan bawah Liga 1 2019 ini telah dijalani Persela sejak awal musim. Posisi terbaik mereka adalah menduduki peringkat ke-12 pada pekan ke-10. Tapi, asal Kota Soto itu sempat juga harus berada di juru kunci pada pekan-pekan awal.

Berita Terkait