Gareth Southgate Tak Yakin Bertahan Hingga Piala Dunia 2022

oleh Aditya Wicaksono diperbarui 19 Nov 2019, 20:30 WIB
Pelatih Inggris, Gareth Southgate melihat pemainnya berlatih di St George's Park di Burton-on-Trent, Inggris tengah (7/10/2019). Inggris akan melawan Republik Ceko pada kualifikasi Euro 2020 di Praha. (AFP Photo/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, mengatakan kalau ia bisa saja berpisah dengan The Three Lions setelah Piala Eropa 2020. Menurutnya, tidak ada yang pasti dari pekerjaan seorang pelatih.

Southgate menghadirkan kepercayaan diri yang tinggi kepada timnas Inggris. Ia mengantarkan The Three Lions ke semifinal Piala Dunia pada 2018.

Advertisement

Inggris menunjukkan performa yang positif sejak dilatih Southgate. The Three Lions sudah mengamankan tiket ke Piala Eropa 2020 dengan status juara Grup A.

"Saya selalu merasa tak yakin jika membicarakan nasib saya bersama timnas Inggris," ujar Southgate.

"Jika mendapat pertanyaan mengenai kebersamaan hingga Piala Dunia 2022, saya tak memiliki jawabannya."

"Semuanya akan bergantung dari hasil Piala Eropa mendatang. Tidak ada yang pasti dari profesi ini."

"Saya hanya ingin memastikan kalau tim ini menjalani persiapan yang matang jelang kompetisi mendatang," ungkap Southgate.

Saat ini, Gareth Southgate masih terikat kontrak dengan timnas Inggris hingga 2022. Namun, kondisi itu bisa berubah jika Inggris tak maksimal pada Piala Eropa 2020.

 

2 dari 2 halaman

Sejarah Gareth Southgate

Gareth Southgate. (AFP Photo/Paul Ellis)

Gareth Southgate menjadi pelatih timnas Inggris pada September 2016. Ia menggantikan Sam Allardyce yang tersandung skandal.

Southgate sempat mendapat status sebagai pelatih sementara. Hal itu dikarenakan Southgate masih berstatus sebagai pelatih Inggris U-21.

Namun pada November 2016, FA memutuskan untuk mengangkat Southgate sebagai pelatih timnas senior. Hasil positif pada Piala Dunia 2018 membuat Southgate meneruskan tugasnya hingga saat ini.

Sumber: Independent