Doa Otavio Dutra Menyertai Perjuangan Timnas Indonesia U-22 di Final SEA Games 2019

oleh Aditya Wany diperbarui 10 Des 2019, 08:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-22 merayakan keberhasilan mencetak gol ke gawang Myanmar dalam laga semifinal sepak bola SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sabtu (7/12/2019). Timnas Indonesia U-22 menang 4-2 dan melangkah ke final. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bola.com, Surabaya - Sukacita kelolosan Timnas Indonesia U-22 ke final cabang olahraga sepak bola SEA Games 2019 masih terasa. Berbagai harapan ditujukan kepada skuat arahan Indra Sjafri itu agar mampu meraih medali emas.

Syaratnya, tentu Timnas Indonesia U-22 harus mengalahkan Vietnam di laga puncak tersebut, yang dimainkan Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (10/12/2019).

Advertisement

Stopper Persebaya, Otavio Dutra, berharap banyak pada Osvaldo Haay dkk. mampu mengalahkan Vietnam. Sebab, ini adalah momentum tepat untuk kembali meraih emas di SEA Games, sejak 1991.

"Saya selalu mendoakan Timnas Indonesia U-22 bisa menang. Saya ingin melihat mereka juara. Mereka pantas mendapat prestasi," kata pemain naturalisasi asal Brasil itu.

Dutra juga tercatat merupakan pemain Timnas Indonesia senior. Dia pernah mendapat pengalaman menyakitkan saat jumpa Vietnam dalam laga putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada 15 Oktober 2019.

Pertandingan yang dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, itu merupakan debutnya bersama Skuat Garuda. Namun, Timnas Indonesia kalah 1-3 dari tim besutan pelatih Park Hang-seo tersebut.

Timnas Vietnam U-22 juga ditangani pelatih yang sama, Park Hang-seo, asal Korea Selatan.

Dutra menilai Vietnam saat ini sedang mendominasi sepak bola Asia Tenggara.

"Saya tidak banyak melihat permainan Vietnam karena sibuk dengan Persebaya. Tapi, kualitas mereka tidak perlu diragukan. Sampai sekarang mereka belum kalah," ujar pemain berusia 36 tahun itu.

"Tim Vietnam senior berhasil mengalahkan Indonesia saat saya debut. Tapi, SEA Games pertandingan yang berbeda, apalagi final selalu melahirkan tensi tinggi," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Mengobati Kekecewaan

Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Otavio Dutra, saat berlatih bersama rekan-rekannya di Lapangan Gelora Trisakti, Kuta, Bali,Minggu (13/10/2019) sore, untuk persiapan menghadapi Vietnam dalam laga keempat Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. (Bola.com/Aditya Wany)

Dutra ingin melihat para juniornya di Timnas Indonesia U-22 bekerja keras dalam partai puncak. Setidaknya, kemenangan nanti bisa mengobati kekecewaan masyarakat Indonesia melihat timnas senior sedang terpuruk.

"Pertandingan ini sangat bagus buat Indonesia dan Vietnam. Saya memprediksi itu tidak mudah untuk kedua tim. Saya harap Indonesia yang menang dan jadi juara," pungkasnya mengakhiri pembicaraan.

 

Pembaca Bola.com bisa menikmati sajian liputan eksklusif SEA Games 2019 Filipina dengan mengklik tautan ini.