Giliran Dota 2 Terkena Imbas Tragedi Virus Corona

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 05 Feb 2020, 16:45 WIB
Suasana pertandingan eSports. (Doc: ESL)

Bola.com, Jakarta - Tragedi akibat virus Corona memberi efek negatif terhadap banyak hal, termasuk dunia esports. Satu di antara korban adalah nomor DotA 2, terutama yang berkaitan dengan China.

Dotesports.com merilis, akibat merebaknya virus Corona, ESL One Los Angeles Major dan Star Ladder ImbaTV Minor, harus tertunda lagi. Pemilik hak siar event tersebut, Huomao TV, mengumumkan ke khalayak terkait keputusn untuk menjadwal ulang babak kualifikasi ajang bergengsi tersebut.

Advertisement

Pihak panitia penyelenggara mengumumkan, fase kualifikasi akan berlangsung pada 12 Februari 2020. Namun, hal itu dengan catatan tidak ada lagi kondisi kritis akibat virus Corona.

Efek lain dari penjadwalan ulang tersebut adalah kabar bahagia bagi para peminat ESL. Mereka masih bisa mendaftar melalui playform Perfect World’s PVP.

Sayang, keputusan untuk melakukan pengunduran jadwal kualifikasi Dota 2 tetap tak bisa menutup kemungkinan ketiadaan wakil China pada babak utama. Maklum, pemerintah Amerika Serikat, semakin meningkatkan pengawasan dan penjagaan terhadap kemungkinan masuknya virus Corona dari warga China yang datang ke negeri Paman Sam.

 

2 dari 2 halaman

Tak Ada Wakil

Suasana pertandingan esports The International DotA 2, di Mercedes-Benz Arena, Shanghai, China, Selasa (20/8/2019). (AFP / STR)

Oleh karena itu, bisa saja tak ada wakil asal China pada putaran ketiga Dota Pro Circuit 2019-2020. Jika terjadi, kondisi tersebut akan merugikan ESL, karena tim-tim dan para pemain asal Negeri Panda tersebut sudah memiliki nama besar di kancah Dota 2.

Secara umum, efek negatif viru Corona tak hanya terjadi pada nomor Dota 2. Sebelumnya, Overwatch League dan League of Legends, juga terkena imbas. Overwatch harus berpindah ke Korea Selatan, sedangkan event LOL gagal terlaksana, setidaknya sampai akhir Maret 2020.

Sekadar informasi, event Dota 2 ESL One Los Angeles Major akan berlangsung pada 20 - 22 Maret 2020, di Shrine Auditorium. Pada event tersebut, masing-masing area, seperti Eropa, China dan Asia Tenggara, berhak atas tiga wakil.

Sumber : dotesports.com

Berita Terkait