Superstar: Serge Gnabry, Penakluk Kota London

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 26 Feb 2020, 11:45 WIB
Winger Bayern Munchen, Serge Gnabry melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Chelsea. Ia mencetak dua gol untuk membantu menang di Stamford Bridge dengan skor 3-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. (Dok. Bayern Munchen)

Bola.com, Jakarta - Mungkin ada nada sarkasme dengan klaim bahwa Serge Gnabry adalah penakluk London. Sebab, pemain berusia 24 tahun itu sempat luntang-lantung disia-siakan oleh Arsenal pada awal karier sepak bolanya. Namun, kini ia menuai kesuksesan dan mengundang decak kagum bersama tim asal Jerman, Bayern Munchen.

Serge Gnabry menjadi bintang saat Bayern Munchen menghajar Chelsea dengan skor 3-0 pada leg pertama Liga Champions 2019-2020 di Stamford Bridge, Rabu (26/2/2020).

Advertisement

Winger kelahiran Stuttgart berdarah Pantai Gading itu mencetak dua gol pada laga tersebut. Satu gol lainnya dilesakkan oleh mesin gol Munchen, Robert Lewandowski.

Gnabry yang pernah berseragam Arsenal sejak usia 15 tahun hingga akhinya hengkang ke Werder Bremen tujuh tahun berselang itu kini telah mengoleksi enam gol saat bertanding di London. Selain dua golnya ke gawang Chelsea, sebelumnya ia pernah membobol gawang Tottenham Hotspur sebanyak empat kali. Itu terjadi ketika Munchen menang telak 7-2.

Keberhasilan itu membuatnya tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak enam gol menghadapi tim-tim dari satu negara.

Video

2 dari 2 halaman

Selalu Senang Bisa Kembali ke London

Bayern Munchen menang 3-0 atas Chelsea di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. (Glyn KIRK / AFP

Gnabry mengaku senang bisa kembali ke London. Baginya, ibukota Inggris itu sudah seperti rumah keduanya karena memiliki banyak teman di sana.

"Saya selalu menikmati keberadaan saya di London. Saya punya banyak teman," kata Gnabry usai laga.

"Mengenai laga, kami harus lebih sabar. Kami menguasai pertandingan, itu yang terpenting. Musim lalu Liverpool bisa comeback setelah kalah 0-3 dari Barcelona. Ini menandakan bahwa apa pun bisa terjadi dan kami harus waspada," katanya lagi mengomentari hasil laga.

Sumber: The Sun

Berita Terkait