Dejan Antonic Segera Pimpin Skuat PSS

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 02 Mar 2020, 15:45 WIB
Pelatih Madura United, Dejan Antonic, saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (5/8). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M iqbal Ichsan)

Bola.com, Sleman - Dejan Antonic segera memulai pekerjaannya di PSS Sleman. Dejan akan memimpin sesi latihan PSS, Selasa (3/3/2020) sore.

Seperti diketahui, pelatih asal Montenegro tersebut tidak terlihat di bench pemain PSS, saat menghadapi tuan rumah PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Minggu (1/3/2020).

Advertisement

Dejan menyusul PSS ke Makasar. Tapi, mantan pelatih Madura United tersebut belum memimpin Elang Jawa di pinggir lapangan karena menunggu pengesahan sebagai pelatih PSS.

"Coach Dejan sudah ada skuat sejak kemarin siang di Makassar. Tapi belum disahkan sehingga belum mendampingi tim dalam pertandingan melawan PSM," terang plt manajer PSS, Muhammad Eksan kepada Bola.com, Senin (2/3/2020).

Dejan Antonic ditunjuk oleh PSS sebagai pelatih baru, untuk menggantikan posisi Eduardo Perez Moran. Eduardo Perez mengundurkan diri ketika sepak mula Liga 1 2020 tinggal menyisakan enam hari.

"Intinya coach Dejan sudah bekerja untuk PSS dan memimpin latihan besok sore," katanya.

Video

2 dari 2 halaman

Menantikan Polesan Dejan

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (5/8). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M iqbal Ichsan)

Tim pujaan Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania ini menelan kekalahan 1-2 dari PSM Makassar pada pekan pertama Shopee Liga 1.

Meski kalah, mantan pemain PSS tersebut menilai permainan timnya tidaklah buruk. Terbukti dengan mampu memperkecil ketertinggalan. Serta dua gol dari PSM juga dihasilkan melalui skema bola mati.

"Permainan sudah lumayan baik, meski perlu beberapa perbaikan. Ke depannya perlu meminimalkan pelanggaran di area pertahanan. Harapannya tim ini semakin matang saat dipimpin oleh coach Dejan nanti," jelas Eksan.

Berita Terkait