Kemenkes Spanyol Sarankan Laga Kontra Tim Italia Digelar Tertutup

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 04 Mar 2020, 05:45 WIB
Pemain Barcelona Lionel Messi (kanan) berebut bola dengan pemain Napoli Diego Demme pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions di San Paolo Stadium, Naples, Italia, Selasa (25/2/2020). Pertandingan berakhir dengan skor 1-1. (Alfredo Falcone/LaPresse Via AP)

Bola.com, Madrid - Kementerian Kesehatan Spanyol meminta tiap laga antara tim Spanyol melawan klub dari Italia digelar tertutup. Hal ini menyusul penyebaran virus corona yang telah menimpa wilayah Italia, khususnya bagian utara.

Laga-laga tersebut adalah Valencia vs Atalanta dan Barcelona vs Napoli di pentas Liga Champions, serta Sevilla Vs AS Roma dan Getafe vs Inter Milan di panggung Liga Europa.

Advertisement

Menteri Kesehatan Spanyol, Salvador Illa mengumumkan hal itu pada Selasa (3/3/2020) malam waktu setempat. Sejauh ini, permintaan tersebut masih sebatas rekomendasi.

Leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atalanta vs Valencia berakhir dengan skor 4-1 di Stadion San Siro, Milan. Seperti diketahui, Milan adalah wilayah di Italia yang terkena dampak virus corona paling besar.

Tak ingin virus corona menyebar ke Spanyol, leg kedua pada 10 Maret mendatang diharapkan digelar secara tertutup. Setidaknya, digelar tanpa suporter tim tamu.

Sama halnya dengan laga Getafe kontra Inter Milan, kemungkinan laga kedua tim bakal digelar tanpa penonton sangat besar.

Video

2 dari 2 halaman

Pengecualian?

Pemain Napoli, Eljif Elmas (kanan) berebut bola dengan bek sayap Inter Milan, Victor Moses pada leg pertama semifinal Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (12/2/2020). Inter Milan menyerah dari tamu, Napoli, dengan skor 0-1 akibat gol tunggal Fabian Ruiz. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Dua laga lainnya yakni Sevilla kontra AS Roma dan Barcelona vs Napoli juga masuk daftar, namun ada kemungkinan kedua laga tersebut bisa digelar normal.

Itu karena baik Naples dan Roma adalah dua kota yang belum masuk kategori siaga terkait virus corona. Seperti diketahui, wilayah paling parah terkena dampak virus corona adalah Provinsi Lombardy.

Hingga berita ini turun, belum ada tanggapan resmi dari UEFA, PSSI-nya Spanyol, dan juga klub-klub asal Italia mengenai anjuran Kemenkes Spanyol.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait