Belum Resmi Bergabung, Ronald Koeman Bocorkan Taktik yang Akan Dipakai di Barcelona

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 21 Mar 2020, 12:45 WIB
Pelatih Belanda, Ronald Koeman (tengah) menyaksikan pemainnya berlatih di Zeist (9/10/2019). Timnas Belanda akan bertanding melawan Irlandia Utara pada grup C kualifikasi Euro 2020 di Stadion Feijenoord. (Koen van Weel/ANP/AFP)

Bola.com, Jakarta - Setelah menolak melatih Barcelona pada Januari kemarin, Ronald Koeman mengakui masih tertarik melatih Lionel Messi dkk. suatu saat nanti. Ia bahkan sudah bicara taktik dan formasi yang akan diterapkan.

Manajemen El Barca, di sisi lain, dilaporkan masih memercayai kinerja pelatih kepala Quique Setien. Dilansir dari Football Espana, pihak klub juga telah menyusun rencana jangka panjang bersama Setien.

Advertisement

Menariknya, Koeman mengatakan bahwa ada klausul yang mempersilakannya merapat ke Camp Nou. "Klausul ke Barcelona itu ada setelah Piala Eropa (2020, red)" kata Koeman.

Koeman dan Barcelona bukan dua hal yang asing. Pria berusia 56 tahun itu merupakan bekas pemain Barca awal 90-an, di mana ia berhasil membukukan 67 gol dari 192 penampilan.

Lebih jauh, Koeman juga sudah mengutarakan taktik seperti apa yang seharusnya diterapkan Barcelona. Ia mencontohkan Atalanta yang dinilainya bermain gemilang musim ini.

"Barcelona harus bermain atraktif, bisa dengan tiga striker seperti yang sudah-sudah, tapi ada banyak juga tim yang main bagus dengan formasi 4-4-2," kata Koeman lagi.

"Komposisi lima bek seperti Atalanta juga sangat indah. Saya menyukai filosofi pemberani. Tapi sepertinya hasil akhir lebih penting belakangan ini," katanya lagi.

 

Video

2 dari 2 halaman

Alasan Koeman Menolak Barcelona

6. Ronald Koeman (Barcelona) – Pria asal Belanda ini mencetak rekor dengan 253 gol selama karir sepak bola profesionalnya. Itu adalah jumlah gol terbanyak bagi seorang bek sepanjang masa. (AFP/Toru Yamanaka)

Sebelum mengikat kerjasama dengan Quique Setien, Barcelona sempat membujuk Ronald Koeman untuk bergabung. Namun, pelatih asal Belanda itu menolaknya.

"Barcelona meminta saya melatih, tapi saya tolak karena saya ada komitmen dengan Tim Nasional Belanda. Setelah dua tahun, baru saya bisa melepas jabatan saya," kata Koeman menerangkan.

"Jadi praktiknya, setelah Piala Eropa 2020 yang akan digelar 2021 nanti akan ada evaluasi lagi. Ini penting, sebab meski kurang tiga bulan dari masa kontrak saya bersama Timnas Belanda, akan tidak elok buat saya menanggalkan jabatan saya di sana," ujarnya.

Sumber: Marca, Football Espana

Berita Terkait