Andai Jack Miller ke Ducati, Siapa Terdepak di Antara Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci?

oleh Hendry Wibowo diperbarui 22 Mei 2020, 13:15 WIB
Ekspresi Jack Miller setelah finis ketiga pada MotoGP Aragon 2019 di Motorland Aragon, Minggu (22/9/2019). (AFP/Javier Soriano)

Bola.com, Jakarta - Kabar mengejutkan hadir dari Ducati. Media internasional ramai memberitakan bahwa tim pabrikan asal Italia itu bakal merekrut pembalap tim satelit Pramac Ducati, Jack Miller untuk MotoGP 2021.

Konfirmasi mengenai kemungkinan Miller ke Ducati dikatakan manajer tim Pramac, Francesco Guidotti. Menurutnya ini merupakan situasi normal dan langkah yang logis.

Advertisement

"Miller sudah siap untuk memperkuat tim pabrikan. Yang saya tahu mereka sedang bernegosiasi, meski belum rampung," kata Guidotti.

"Tapi tentu saja keduanya memiliki ide untuk menyelesaikan negosiasi. Saya pikir semua sudah dekat," lanjutnya.

Pertanyaan menarik pun muncul. Jika Miller ke tim pabrikan Ducati untuk MotoGP 2021, maka siapa dua pembalap yang ada saat ini bakal terdepak. Andrea Dovizioso atau Danilo Petrucci?

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 3 halaman

Negosiasi Mandek dengan Dovizioso

CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyebut perjalanan MotoGP 2019 masih sangat panjang dan Andrea Dovizioso masih bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya. (AFP/Karim Jaafar)

Menurut crash.net, kini Dovizioso dan Petrucci memang sedang berjuang untuk memperebutkan satu posisi di tim Ducati musim depan.

Lho posisi Dovizioso belum aman? Jika melihat prestasi, Dovi-sapaan akrabnya merupakan runner-up MotoGP tiga musim terakhir. Artinya ia satu-satunya pembalap yang bisa bersaing melawan Marc Marquez.

Harusnya Ducati lebih memilih Dovi ketimbang Petrucci. Hanya saja masalahnya, proses negosiasi antara Dovi-Ducati tidak mulus.

Kabarnya Dovi meminta gaji tinggi sebagai syarat memperpanjang kontrak. Ducati tampaknya tidak bersedia mengeluarkan investasi besar terhadap pembalap berusia 34 tahun itu.

Oleh karena itulah, mulai bermunculan isu Dovi berpikir hengkang dari Ducati. Termasuk kemungkinan ke KTM, meski petinggi pabrikan asal Austria itu sudah membantah opsi merekrut pembalap asal Italia.

3 dari 3 halaman

Petrucci Inkonsistensi

Pebalap Ducati, Danilo Petrucci, melakukan selebrasi usai menjuarai MotoGP Italia 2019 di Sirkuit Mugello, Minggu (2/6). Petrucci berhasil menuntaskan balapan 23 lap dengan catatan waktu 41 menit 33,794 detik. (AP/Antonio Calanni)

Petrucci sendiri sejatinya mengawali MotoGP 2019 dengan baik. Pada periode MotoGP Prancis sampai Catalunya, ia bahkan sempat berturut-turut naik podium.

Pada MotoGP Italia, lomba kandang Ducati, ia bahkan finis pertama. Tidka heran Ducati memutuskan untuk memperpanjang kontraknya.

Masalahnya setelah perpanjangan kontrak ini, prestasi Petrucci terus menurun. Inilah penyebab Ducati melirik Miller.

Melihat prestasi Petrucci musim lalu, langkah paling jitu yang bisa diambil Ducati adalah menduetkan Dovi-Miller. Petrucci bisa mereka pindahkan ke proyek Superbike tahun 2021.

Tapi jika duet Dovi-Miller ingin terealisasi, maka mau tak mau Ducati harus menyetujui kontrak yang diminta Dovi.

Sungguh tidak ideal buat Ducati kehilangan pembalap seperti Dovi saat ini. Patut ditunggu jawaban dari semua teka-teki ini.

Sumber: Berbagai sumber

Berita Terkait