Erling Haaland Bomber Hebat, tapi Tidak Cocok Gabung Bayern Munchen

oleh Hendry Wibowo diperbarui 23 Mei 2020, 17:45 WIB
Penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland, berusaha melewati pemain Schalke 04 pada laga Bundesliga di Stadion Signal Iduna Park, Sabtu (16/5/2020). Dortmund menang 4-0 atas Schalke 04. (AP/Martin Meissner)

Bola.com, Jakarta - Eks gelandang Bayern Munchen Owen Hargreaves mengakui Erling Braut Haaland memang bomber hebat di Bundesliga namun saat ini ia tak akan bisa masuk tim utama asuhan Hansi Flick tersebut.

Haaland merupakan pemain idaman banyak klub besar Eropa saat ini, bukan hanya di Bundesliga. Sebab ia adalah bomber yang menjamin terciptanya banyak gol.

Advertisement

Selain itu ia juga masih muda. Pemain kelahiran Leeds itu masih berusia 19 tahun. Ia jelas akan jadi investasi jangka panjang yang sangat bagus.

Jadi, harga mahal pun tampaknya tak akan masalah. Sejauh ini bomber Borussia Dortmund ini sempat dikaitkan dengan Real Madrid, Liverpool, Manchester United, dan yang terbaru, PSG.

Erling Braut Haaland juga sempat dikaitkan dengan Bayern Munchen. Hal ini wajar saja karena klub itu memang terkenal mengoleksi pemain hebat dari tim-tim Bundesliga lainnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Alasan tak Bisa Masuk Skuat Bayern Munchen

Penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland. (AFP/Patrik Stollarz)

Akan tetapi Owen Hargreaves mengatakan, Haaland tak akan bisa masuk ke tim utama Bayern, untuk saat ini. Pasalnya tim tersebut masih memiliki seorang Robert Lewandowski yang juga berstatus bomber tajam di Bundesliga

"Haaland benar-benar istimewa - ia membuat aksi mencetak gol terlihat mudah, dan itu sebenarnya sulit," buka Hargreves pada FourFourTwo.

“Golnya melawan Schalke, dengan bola menghampirinya, itu hanya terlihat sangat nyaman. Ia luar biasa bagus, meskipun Lewandowski juga cukup bagus di Bayern - ia mencetak gol ke-40 musim ini di akhir pekan kemarin," tuturnya.

"Jadi, bahkan jika Anda bisa menambahkan Haaland, ia tidak akan masuk ke tim Bayern sekarang, hanya karena cara mereka bermain dengan satu pemain di depan," cetusnya.

Sumber asli: FourFourTwo

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardy Prasetya, Published 23/5/2020)