Flashback Piala AFF 2016: Cerita Biarawati NTT, Suporter Timnas Indonesia yang Paling Gokil

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 02 Jun 2020, 12:45 WIB
Suster Adelaide bersama Andik Vermansah usai Timnas Indonesia melawan Filipina. (Bola.com/Dok.Pribadi)

Bola.com, Jakarta - Piala AFF 2016 menyimpan banyak memori manis bagi pemain Timnas Indonesia, suporter, hingga warga Indonesia. 

Satu di antara kenangan indah dari ajang tersebut ialah saat Bola.com memasuki Philippine Sport Stadium, Bocaue, Bulacan, Selasa (22/11/2016) malam, ketika pertandingan Timnas Indonesia melawan Filipina memasuki jeda babak kedua. "Mbak, mbak, kamu dari Indonesia?" begitu kata biarawati dari Keuskupan Paranaque, Filipina, menyapa kami.

Advertisement

Langsung saja Bola.com berbincang dengan wanita bernama Adelaide Soares Babo. Wanita berusia 46 tahun ini berasal dari Atambua, Nusa Tenggara Timur. Adelaide sangat antusias bertemu dengan warga Indonesia yang menonton laga Indonesia melawan Filipina.

"Setiap pertandingan Piala AFF 2016 saya bisa masuk karena sudah diberi free pass," kata Adelaide mengawali pembicaraan.

Adelaide dan satu biarawati yang lain mengawal anak-anak Filipina yang menjadi pendamping pemain tim yang berlaga di babak penyisihan Grup A Piala AFF 2016. Secara khusus, Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) memberikan dia akses masuk stadion.

Tak hanya itu, Adelaide juga bisa memasuki area di luar ruang ganti pemain Filipina. "Di semua zona stadion ini saya bisa masuk, kecuali ruang ganti pemain. Kami berdoa bersama sebelum dan sesudah pertandingan," ucapnya.

Perbincangan kami dengan Adelaide akhirnya terhenti saat Timnas Indonesia kembali bermain pada babak kedua. Adelaide berteriak kencang layaknya suporter. Saking gemasnya, Adelaide kerap menarik baju salah satu anak Filipina yang berada di sebelahnya.

"Tidak, tidak.. jangan sampai kena gol," begitu dia berteriak saat pemain The Azkals menggempur pertahanan Indonesia.

"Saya sudah bilang ke orang PFF, walaupun saya diberi tiket masuk, hari ini saya berdoa untuk Indonesia," ucapnya.

Adelaide hanya hafal satu pemain di Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. Siapa dia? Ferdinand Sinaga. "Mana Sinaga? Mainkah dia? Kalau bisa saya ingin berfoto dengannya," ucapnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Kebanggaan Sebagai Perantau

Penyerang Timnas Indonesia, Andik Vermansah, berusaha melewati pemain Vietnam pada laga semifinal Piala AFF di Stadion My Dinh, Hanoi, Kamis (7/12/2016). Indonesia lolos dengan agregat 4-3. (Dok Bola.com)

Adelaide Soares Babo berbinar-binar setelah menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Filipina pada penyisihan Grup A Piala AFF 2016, Selasa (22/11/2016) di Philippine Sport Stadium, Bocaue, Bulacan, Filipina.

Adelaide yang sejak 2008 menetap di Filipina mengaku sangat rindu bertemu dengan warga Indonesia. Alhasil, ajang Piala AFF 2016 di Filipina dimanfaatkannya untuk menyambangi warga Indonesia, termasuk pemain Timnas Indonesia yang berlaga di Filipina.

Setelah pertandingan, Adelaide yang memiliki akses ke semua zona stadion ini langsung berburu foto dengan pemain. Para pemain Timnas Indonesia pun dengan mudah ia temui di lorong ruang ganti pemain.

"Wah, saya bertemu Andik (Andik Vermansah), Yanto Basna, dan satunya lagi saya lupa namanya agak susah menyebut. Paling ingat yang pemain mungil berlari kencang," kata suster Adelaide.

Ternyata satu pemain yang lain adalah Zulham Zamrun. Adelaide sangat senang berjumpa pemain Indonesia, bahkan sempat mengobrol dan berfoto.

"Saya bilang ke mereka jangan takut melawan Singapura. Ayo, bawa Indonesia ke final," katanya.

Momen yang paling manis bagi wanita asal Atambua, NTT, adalah saat bertemu Andik Vermansah. Kata dia, Andik adalah pemain yang sangat ramah dan menghormati orang tua.

"Dia selalu tersenyum. Aih, senang hati saya melihatnya. Dia kaget bertemu dengan saya, tapi langsung ramah sekali. Tapi saya mau tertawa karena dia bicara bahasa Jawa (dengan logat medok)," imbuhnya.

Saat mengetahui Andik Vermansah pernah bermain di Malaysia, suster Adelaide sangat kagum. "Hebat, ya. Harus begitu, bawa harum nama Indonesia di negeri orang," katanya.

Berita Terkait