Gelandang Asing PSIS Sebut Bergulirnya Liga 1 Baik untuk Citra Indonesia Jelang Piala Dunia U-20 2021

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 06 Jun 2020, 09:45 WIB
Gelandang PSIS semarang, Jonathan Cantillana (kiri), merayakan gol ke gawang Bhayangkara FC pada laga pekan ke-34 Shopee Liga 1 2019, di Stadion Moch Subroto, Magelang, Sabtu (21/12/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Semarang - Gelandang PSIS Semarang, Jonathan Cantillana, menyambut wacana berlanjutnya kompetisi Liga 1 2020 pada September mendatang. Pemain asal Chile itu menilai rencana tersebut adalah kabar yang bagus dan menjadi sangat penting bagi kesiapan Indonesia menuju Piala Dunia U-20 2021.

Cantillana menegaskan kompetisi Liga 1 sangat penting untuk dilanjutkan. Selain karena dinantikan oleh semua pemain, juga untuk citra baik Indonesia di mata dunia.

Advertisement

"Semua pemain berharap liga berlanjut. Popularitas sepak bola di Indonesia sangat bagus. Mereka memiliki tantangan dengan adanya Piala Dunia U-20 tahun depan," katanya kepada Bola.net.

"Kita harus memberikan citra yang baik sehingga semua orang dapat melihat bahwa sepak bola Indonesia tetap profesional," sambungnya.

Wacana Liga 1 dilanjutkan pada September 2020 muncul dalam rapat virtual PSSI dengan klub. Kompetisi rencananya dipusatkan di Pulau Jawa dan tidak ada degradasi.

Video

2 dari 2 halaman

Tetap Kompetitif

Gelandang PSIS Semarang, Jonathan Cantillana, mencoba melewati hadangan pemain PS Tira Persikabo. (Bola.com/Yoppy Renato Manalu)

Terkait wacana kompetisi yang meniadakan degradasi pada akhir musim, menurut Jonathan tetap bagus. Klub peserta akan tetap bersaing untuk memperebutkan gelar juara, terlebih persaingan di Liga 1 cukup ketat.

"Ini adalah solusi bagus yang diajukan federasi untuk bagaimana situasinya. Untuk kejuaraan tanpa degradasi saya pikir bagus," jelasnya.

"Pada akhirnya kompetisi akan sulit bagi tim mana pun dapat mengalahkan yang lain maka itu akan tetap kompetitif," tandasnya.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Mustopa El Abdy/Dimas Ardi Prasetya, published 5/6/2020)

Berita Terkait