Andrea Dovizioso Patah Tulang Selangka 28 Juni, Tanggal 19 Juli Sudah Ditargetkan Bisa Berlomba di Seri 1 MotoGP 2020

oleh Hendry Wibowo diperbarui 29 Jun 2020, 18:30 WIB
Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso berselebrasi usai berhasil memenangkan seri pembuka MotoGP di Sirkuit Internasional Losail di Doha, Qatar (10/3). Dovizioso berhasil mengalahkan Marc Marquez dengan selisih waktu 0,023 detik. (AP Photo/Hanson Joseph)

Bola.com, Modena - Minggu (28/6/2020) malam waktu Italia, Andrea Dovizioso harus menjalani operasi pada tulang selangka bahu kiri di Rumah Sakit Modena, Italia.

Operasi ini langsung ditangani oleh Dr. Giuseppe Porcellini, dokter langganan pembalap asal Italia seperti Valentino Rossi jika mengalami cedera.

Advertisement

Andrea Dovizioso mengalami kecelakaan saat sedang mengikuti Kejuaraan Motocross Regional Emilia Romagna di Sirkuit Monte Coralli, Faenza, Italia, Minggu (29/6/2020). Setelah melakukan pemeriksaan, diketahui tulang selangka bahu kiri pembalap asal Italia itu retak.

Menurut Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, operasi dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan cedera Dovizioso. Ditargetkan sang pembalap bisa turun berlomba pada sesi pertama MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, 19 Juli.

"Minggu malam ia menjalani operasi dan ada plate yang ditanam di bahu untuk mempercepat penyembuhan. Targetnya adalah berlomba di Jerez," kata Ciabatti.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Waktu Pemulihan Mepet

2. Andrea Dovizioso (Ducati) - 116 poin. (AFP/Lluis Gene)

Artinya Andrea Dovizioso yang mengalami patah tulang selangka pada 28 Juni, sudah diharuskan berlomba di Jerez pada 19 Juli.

Jika dihitung dengan hari ini, Dovizioso hanya punya waktu 16 hari untuk memulihkan kondisi. Karena pada tanggal 15 Juli, Dorna selaku penyelenggara MotoGP telah menjadwalkan sesi tes resmi di Sirkuit Jerez.

Tes ini sangat penting setelah semua pembalap dan tim tanpa kegiatan sejak pandemi virus corona. Alhasil kehadiran Dovizioso sangat penting.

Kepada sahabatnya, Paolo Ianieri, Dovizioso menceritakan penyebab kecelakaan pada event motorsport tersebut.

"Saya melakukan semua yang saya bisa. Ketika hendak mendarat (usai motor jumping), saya kehilangan kendali ban belakang dan saya jatuh," kata Dovizioso.

Sumber: GPOne.com

Berita Terkait