Tidak Hanya Timnas Indonesia, Mundurnya Piala AFF Dianggap Menguntungkan Semua Peserta

oleh Benediktus Gerendo PradigdoFitri Apriani diperbarui 01 Agu 2020, 05:00 WIB
Kiper Timnas Indonesia U-22, Nadeo Argawinata, menangkap bola saat melawan Thailand U-22 pada laga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (26/11). Indonesia menang 2-0 atas Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, menyambut positif penundaan penyelenggaraan Piala AFF 2020. Kejuaraan dua tahunan itu diputuskan diundur pelaksanaanya hingga tahun depan.

Kiper Bali United ini mengatakan penundaan seperti ini memang tidak bisa dihindari. Pandemi COVID-19 memang belum melandai di semua negara Asia Tenggara.

Advertisement

Apalagi sejak 2018, format Piala AFF berubah menjadi separuh kandang dan tandang saat babak penyisihan grup. Jadi, memang berisiko jika memaksakan terselenggara pada tahun ini, walaupun digelar pada November-Desember.

Hikmah lain dengan penundaan ini adalah tim negara peserta bisa melakukan persiapan lebih lama. Minimal tidak terburu-buru.

"Saya rasa malah menjadi keuntungan, bisa dibilang begitu. Soalnya persiapan menjadi lebih lama, ya kan?" ujar Nadeo kepada Bola.net, Jumat (31/7).

"Keuntungan bukan buat Indonesia saja sih, semua negara pasti berpikiran seperti itu, mungkin ya," kata kiper Timnas Indonesia itu menambahkan.

Video

2 dari 2 halaman

Mengejar Kepercayaan

Kiper Timnas Indonesia U-22, Nadeo Argawinata, tersenyum saat latihan di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (25/11). Latihan ini persiapan jelang laga SEA Games 2019 melawan Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Ketika ditanya soal peluang menembus skuat utama Timnas Indonesia untuk ke Piala AFF mendatang, Nadeo mengaku akan selalu siap memperjuangkannya. Hal tersebut akan selalu dilakukannya sepanjang mendapat kepercayaan dari tim pelatih, dan ia pasti menjawabnya dengan kerja keras.

"Ya kalau saya sih optimistis saja kalau memang dipercaya untuk bermain. Kalau dipercaya masuk skuat, saya pasti memperlihatkan 100 persen, seperti itu saja," imbuh Nadeo.

Pastinya, persaingan di posisi kiper itu ketat. Selain Nadeo, banyak penjaga gawang lain yang siap memikat hati manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Maka dari itu, diperlukan kerja keras untuk dapat kepercayaan dari juru racik asal Korea Selatan tersebut

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Fitri Apriani/Serafin Unus Pasi)