Menengok Hobi Gowes Hansamu Yama: Dari Trek Biasa Sampai Downhill

oleh Aditya Wany diperbarui 14 Agu 2020, 11:15 WIB
Pemain Persebaya dan Timnas Indonesia, Hansamu Yama.. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Surabaya - Stoper Persebaya Surabaya, Hansamu Yama, memanfaatkan penghentian sementara kompetisi Shopee Liga 1 2020 untuk menyalurkan hobinya. Pemain asli Mojokerto itu memiliki kegemaran gowes atau bersepeda. 

Bersepeda memang menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Tapi, Hansamu menolak disebut mengikuti tren yang saat ini sedang digandrungi. Dia mengklaim sudah lama menggemari bersepeda. 

Advertisement

Bahkan, pilihan Hansamu termasuk kurang umum, yaitu sepeda gunung. Dia lebih suka memilih jalanan tanah dibanding jalan raya. Kebetulan, daerahnya di Mojokerto memiliki banyak jalur pegunungan. 

“Sebenarnya sudah lama hobi sepeda bersama teman-teman rumah, jauh sebelum pandemi ada. Tapi bedanya, saya suka menempuh jalur off-road dibandingkan jalan raya,” ungkap pemain berusia 25 tahun tersebut. 

Hansamu tertarik dengan sensasi yang dirasakan saat melewati jalur off road. Ada pemandangan alam yang bisa dinikmatinya. Selain itu, dia juga bisa memacu adrenalin.

“Saya lebih suka alam bebas, pemandangan indah, sungai-sungai yang mengalir dan jalanan terjal yang menantang,” ucap pemain yang membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013 itu.

“Kalau di jalanan biasa, maaf, mungkin masih suka terdengar bising suara kendaraan bermotor. Terus ada juga asapnya lagi, tapi selera tergantung masing-masing pribadi,” tutur Hansamu Yama.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Mencoba Downhill

Downhill ©shutterstock

Hansamu Yama bahkan sempat mencoba downhill, meski tidak ahli. Downhill diterjemahkan bebas sebagai turun bukit. Olahraga satu ini termasuk jenis bersepeda gunung yang dipraktikkan di medan menurun yang terjal dan kasar. Bahkan, beberapa trek menyuguhkan lompatan. 

Sepeda downhill lebih berat dan lebih kuat daripada sepeda gunung lainnya untuk meluncur cepat dari atas. Pesepeda wajib memiliki peralatan keamanan yang memadai karena risiko berbenturan, jatuh, atau kecelakaan cukup tinggi. 

Makanya, Hansamu masih belum mau menekuni olahraga ekstrem satu ini karena statusnya sebagai pesepak bola profesional. 

“Saya juga suka downhill, tapi masih tergolong baru. Pernah nyoba sekali kemarin. Masih harus berhati-hati karena saya juga masih aktif sebagai pemain bola, yang penting dapat sensasinya saja,” ucapnya.

Berita Terkait