Paul Pogba dan Sederet Pemain Manchester United yang Terancam Jadi Korban Kedatangan Donny van de Beek

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 02 Sep 2020, 10:30 WIB
Manchester United - Paul Pogba, Donny van de Beek, Mason Greenwood (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Manchester - Manchester United selangkah lagi mendapatkan buruan pertamanya di bursa transfer musim panas. Bukan Jadon Sancho yang selama ini terus disebut-sebut, melainkan Donny van de Beek yang akan merapat ke Old Trafford.

Gelandang Ajax Amsterdams tersebut akan dibeli Manchester United seharga 40 juta pounds atau setara dengan Rp784 miliar.

Advertisement

Van de Beek telah lama masuk dalam bidikan Manchester United dan beberapa klub papan atas Eropa. Barcelona dan Real Madrid sebelumnya sangat santer dikaitkan dengan sang pemain.

Namun, Manchester United yang akan menjadi klub baru Van de Beek. Dia sudah sepakat dengan kontrak berdurasi lima tahun yang disodorkan tim berjulukan Setan Merah itu.

Manchester United pun yakin bakal mampu merampungkan proses perekrutan Van de Beek dalam pekan ini. Jika jadi bergabung siapa saja pemain Setan Merah yang terancam menjadi korban kedatangannya?

Video

2 dari 6 halaman

Paul Pogba

1. Paul Pogba – Pemain yang berhasil membawa Prancis meraih gelar juara Piala Dunia ini mampu bangkit dan tampil apik di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Sang pelatih pun tak segan-segan mengatakan bahwa Pogba adalah pemimpin tulen. (Paul Ellis)

Nama pertama yang terancam menjadi korban kedatangan Van de Beek adalah Paul Pogba. Sebab, posisi keduanya terbilang mirip.

Dalam formasi 4-2-3-1 ala pelatih Ole Gunnar Solksjer, Pogba diplot sebagai gelandang box to box bertandem dengan gelandang bertahan.

Posisi Pogba bentrok dengan Van de Beek, yang juga memainkan peran yang sama dengannya. Dia diyakini akan dipasang sebagai gelandang box to box menemani gelandang bertahan yang biasanya dihuni oleh Nemanja Matic.

Van de Beek tidak mungkin didaulat sebagai gelandang serang sebab posisi itu telah disegel oleh Bruno Fernandes. Dia juga mustahil dijadikan gelandang bertahan karena kekuatannya bukan berada di pos tersebut.

Dengan kedatangan Van de Beek, Manchester United bisa saja menjual Pogba. Sebab, Setan Merah terancam kehilangannya secara cuma-cuma mengingat kontraknya akan habis pada musim depan.

3 dari 6 halaman

Nemanja Matic

4. Nemanja Matic - Pria asal Serbia ini meruupakan salah satu gelandang terbaik di dunia. Jose Mourinho yang saat itu memimpin pasukan Setan Merah rela memboyong Matic dari Chelsea seharga 44,7 juta euro. (AFP/Franck Fife)

Sejumlah media di Inggris memperkirakan Van de Beek akan mengisi posisi Pogba sebagai pemain bernomor delapan, dengan Pogba menghuni posisi nomor enam alias gelandang bertahan.

Jika itu terjadi, maka Nemanja Matic akan menjadi korbannya. Gelandang asal Serbia itu selama ini diplot sebagai pilihan utama di pos gelandang bertahan.

Namun, perubahan posisi Pogba akan sangat beresiko. Pasalnya, pemain berusia 27 tahun itu bukan murni gelandang bertahan.

Ciri khas Pogba adalah gelandang box to box yang gemar menusuk ke lini pertahanan lawan. Buktinya, eks pemain Juventus itu mampu membukukan 69 gol dari total 365 penampilannya.

4 dari 6 halaman

Mason Greenwood

Pemain Manchester United, Mason Greenwood, melakukan selebrasi usai membobol gawang Bournemouth pada laga Premier League di Stadion Old Trafford Sabtu (4/6/2020). Manchester United menang 5-2 atas Bournemouth. (AP/Peter Powell)

Ada pula yang meyakini Solksjaer akan mengubah formasi 4-2-3-1 menjadi 4-4-2 diamond demi mengakomidir Van de Beek, Pogba, dan Matic secara bersamaan.

Pola 4-4-2 diamond akan terlihat seperti 4-1-2-1-2 secara permainan di lapangan. Matic akan tetap berfungsi sebagai gelandang bertahan, dengan Pogba dan Van de Beek berada di depannya.

Bruno Fernandes tidak akan tergantikan sebagai motor permainan Setan Merah. Namun, Mason Greenwood yang terpaksa turun ke bangku cadangan.

Pasalnya, pakem ini tidak mengenal pemain sayap. Marcus Rashford yang selama ini menghuni winger kiri, akan didorong ke depan untuk menjadi tandem Anthony Marial.

5 dari 6 halaman

Fred

Gelandang Manchester United, Fred, berebut bola dengan pemain LASK pada leg pertama 16 besar Liga Europa di Linzer Stadion, Linz, Austria, Jumat (13/3). Manchester United menang telak 5-0 atas LASK. (AP/Kerstin Joensson)

Kedatangan Van de Beek tentu akan menggerus kesempatan bermain Fred. Tanpa kehadirannya pun, pemain asal Brasil ini bukan pilihan utama Solksjaer.

Sejak bergabung dari Shakhtar Donetsk pada 2018, Fred belum berhasil meraih predikat pemain inti. Dia kerap berada di bawah bayang-bayang Matic.

Pada musim lalu, Fred mencatatkan 29 penampilan bersama Manchester United di Premier League. Sejumlah 23 partai di antaranya berasal dari menit pertama.

6 dari 6 halaman

Scott McTominay

Gelandang Manchester United, Scott McTominay, melakukan selebrasi usai membobol gawang Manchester City pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Minggu (8/3/2020). Manchester United menang dengan skor 2-0. (AP/Dave Thompson)

Scott McTominay akan menjai pemain yang paling sengsara dengan kedatangan Van de Beek. Pasalnya, gelandang berusia 23 tahun tersebut adalah pilihan terakhir di lini tengah Setan Merah.

Musim lalu, dengan seringnya Solksjaer bereksperimen, McTominay masih mampu membukukan 27 penampilan, dengan 20 di antaranya sebagai starter.

Namun, pencapaiannya pada musim lalu sulit terulang pada musim depan. Pasalnya, Solksjaer diyakini akan memprioritaskan Pogba, Van de Beek, dan Matic sebagai penghuni lini tengah Setan Merah.

Berita Terkait