Liga Inggris: Kisah Roman Abramovich dan Perang Abadinya dengan Tottenham Hotspur

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 07 Sep 2020, 06:45 WIB
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich merayakan pesta juara Liga Inggris di stadion Stamford Bridge, london, (21/5). Pesta besar digelar oleh Chelsea usai mengalahkan Sunderland dengan skor 5-1. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, London - Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, punya sentimen yang sengit terhadap klub rival sekota, Tottenham Hotspur. Bahkan, ia mengobarkan perang abadi tak mau berbisnis jual beli pemain dengan Tottenham. 

Rivalitas sengit Roman Abramovich dengan Spurs itu diungkapkan oleh mantan pemain Chelsea, Carlton Cole. Bahkan, pengusaha asal Rusia itu pernah menghalangi kepindahan Cole ke Tottenham, meski sang pemain sudah merampungkan tes medis di White Hart Lane. 

Advertisement

Chelsea dan Tottenham sudah memiliki sejarah rivalitas yang panjang. Abramovich, yang membeli The Blues pada 2003, memastikan rivalitas bersejarah itu tetap terjaga. 

Dia menolak menjual pemain ke Spurs. Satu-satunya pemain yang gabung Tottenham dari Chelsea selama rezimnya adalah kiper Carlo Cudicini. Saat itu, sang penjaga gawang pergi dengan status bebas transfer pada 2009.

Selain itu, tak ada transfer dari klub London Barat itu ke tim London Utara tersebut, termasuk yang menimpa Cole. Keinginannya gabung Spurs pada 2006 kandas di tangan Abramovich. 

Saya hampir gabung Spurs. Saya sudah pergi dan merampungkan tes medis serta segalanya," kata Cole kepada Talksport, Minggu (6/9/2020).

"Roman Abramovich tahu dan dia bilang 'kamu harus kembali, kamu tak akan gabung dengan mereka'. Dia juga bilang saya tak bisa pindah dengan Spurs, karena dia tak berbisnis dengan mereka," imbuh Cole.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Berikan Alternatif

Carlton Cole. (AP Photo/Paulo Duarte)

Carlton Cole merupakan jebolan akademi sepak bola Chelsea. Ia meneken kontrak profesional pertama pada 2000 dan mendapatkan debut di tim senior dua tahun berselang. 

Saat Cole mengatakan ingin meninggalkan Chelsea dan gabung ke Tottenham, Abramovich malah meminta sang pemain pindah ke klub lain. Dia mengatakan akan meminjamkan Cole ke klub raksasa Rusia, CSKA Moscow. 

"Dia bilang punya alternatif untuk saya. Saya berkendara ke Stamford Bridge bersama paman dan ayah saya. Dia ditemani penerjemah. Roman Abramovich ada di sana. Kami berbicara. Saya bertanya ke mana saya akan pergi," kenang Cole.  

"Kemudian saya bilang kepadanya tak akan pergi ke CSKA Moscow," tutur Cole. 

Cole akhirnya memang meninggalkan Chelsea, tapi tidak pindah ke Tottenham. Pemain berkebangsaan Inggris itu memilih hijrah ke sesama klub London Barat, West Ham United, pada 2006. Total, ia mencatatkan 31 penampilan bersama Chelsea. 

Sumber: Talksport 

 

Berita Terkait