Cerita Andritany Ardhiyasa Bisa Jadi Kiper Hebat Persija dan Timnas Indonesia

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 13 Okt 2020, 07:00 WIB
Ilustrasi - Andritany Ardhiyasa - Persija Jakarta (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pecinta sepak bola Indonesia, terutama mereka yang menyukai Persija Jakarta, sudah pasti tidak asing dengan sosok Andritany Ardhiyasa. Kiper nomor satu tim berjulukan Macan Kemayoran itu juga merupakan andalan dalam mengawal gawang Timnas Indonesia.

Cukup lama berseragam Persija Jakarta yang merupakan klub kota kelahirannya, Andritany Ardhiyasa mampu mempersembahkan gelar juara Liga 1 2018. Selain itu, pemain kelahiran 26 Desember 1991 itu mampu menjadi kiper utama Merah Putih sepeninggalan Kurnia Meiga.

Advertisement

Perjalanan cukup panjang dan berbagai momen sudah dilaluinya hingga membuat dirinya menjadi pesepak bola sekaligus kiper hebat. Belum lama ini Andritany Ardhiyasa menceritakan pengalaman kariernya sejak junior.

Awalnya ia belajar bermain sepak bola dengan bergabung bersama SSB Jayakarta di Ragunan Posisi pertamanya bukanlah penjaga gawang, melainkan seorang gelandang. Namun, peristiwa yang selalu diingatnya adalah ingin mengenakan seragam yang berbeda dari pemain lainnya.

"Jadi satu pekan setelah mendaftar di Jayakarta, ada satu orang menggunakan pakaian yang berbeda sendiri. Saya minta seragam seperti itu dan tidak tahu kalau itu kostum kiper. Orang tua saya mengatakan itu seragam kiper, dan meyakinkan apakah saya mau menjadi kiper," ujar Andritany Ardhiyasa seperti dalam kanal Youtube Persija.

"Masih ingat jersey itu saya pakai, nomor 20 dengan lengan panjang warna merah dan ada banyak gambar bintang. Dari situlah saya memulai jadi kiper. Setelah Jayakarta ikut Piala Danone National Cup di Soemantri Brodjonegoro," kenang kiper yang kini sudah berusia 28 tahun itu.

Video

2 dari 2 halaman

Melanglang Buana Sejak Junior

Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa, merayakan gol yang dicetak oleh Marko Simic ke gawang Arema FC pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (31/3/2018). Babak pertama berakhir imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bakat dan potensi Andritany Ardhiyasa memang sudah terlihat begitu menimba ilmu di Diklat Ragunan. Jauh sebelum berseragam Persija, dirinya berkelana di level junior dengan tampil di sejumlah negara.

Andritany juga pernah membela Persib Bandung junior dalam ajang Piala Soeratin. Persik Kuningan juga ikut masuk dalam perjalanan kariernya. Sementara klub profesional pertamanya adalah Sriwijaya FC bersama pelatih Rahmad Darmawan.

"Pernah ketika ikut turnamen tim pelajar ASEAN U-14 di Thailand, saya diminta pulang untuk ikut Danone Cup, dan jadi kiper terbaik. Setelah itu ke Paris untuk lolos mewakili Indonesia," ungkapnya.

"Saya baca koran di kolom kecil bahwa Sriwijaya FC krisis kiper, saya masih di Diklat Ragunan kelas 3, pelatih telepon coach RD bahwa saya akan ke sana dan masuk ke tim," jelas Andritany Ardhiyasa.

Berita Terkait