Profil Kandidat Peraih Golden Boy Award 2020 Bagian 3: Mason Greenwood Vs Erling Haaland

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 18 Okt 2020, 09:00 WIB
Ryan Gravenberch, Mason Greenwood dan Erling Haaland. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Sebanyak 20 pemain muda akan bersaing dalam perebutan gelar Golden Boy 2020. Gelar tersebut diberikan untuk pemain muda paling berbakat yang bermain di tingkat teratas negara Eropa.

Nama Erling Haaland dan Jadon Sancho menjadi yang paling difavoritkan untuk menyabet gelar tersebut. Keduanya memang terbukti tampil impresif sepanjang 2020, maka wajar saja apabila Haaland dan Sancho memang menjadi kandidat terkuat.

Advertisement

Namun, pesaing lainnya bukan tanpa perlawanan. Ryan Gravenberch dari Ajax Amsterdam, Mason Greenwood dari Manchester United, dan Callum Hudson-Odoi dari Chelsea diyakini akan melakukan segalanya untuk menjadi pesaing terkuat keduanya.

Ketiga pemain tersebut pun memiliki perjalanan yang tak kalah mengkilap dari Haaland dan Sancho. Bahkan, ketiganya pun sudah menjadi andalan di klubnya masing-masing. Lantas, bagaimana profil kandidat peraih Golden Boy Award 2020 Bagian 3?

 

Video

2 dari 5 halaman

Ryan Gravenberch (Ajax Amsterdam)

7. Ryan Gravenberch (Ajax) - Ajax sepertinya menjadi klub dengan banyak talenta muda berbakat. Salah satunya Ryan Gravenberch, pemain berusia 18 tahun ini masuk dalam kandidat Golden Boy 2020. (AFP/Maurice van Steen/ANP)

Ryan Gravenberch adalah salah satu pemain muda potensial Ajax Amsterdam. Di usianya yang baru 18 tahun, Gravenberch sudah menjadi bagian dari skuat utama tim yang berjuluk de Joden itu.

Gravenberch merupakan gelandang tengah serba bisa dengan tipe permainan box-to-box. Kekuatan fisik dan kemampuannya saat membawa bola menjadi andalan Gravenberch ketika menghadapi lawan-lawannya.

Hal itu yang membuat banyak orang menilai permainannya mirip dengan gelandang Manchester United, Paul Pogba.

Tak hanya itu, kemampuannya untuk memutus permainan lawan dan mengatur permainan Ajax Amsterdam pun berhasil membuat Gravenberch menggantikan posisi Frenkie De Jong yang hengkang ke Barcelona pada awal musim 2019/2020.

 

3 dari 5 halaman

Mason Greenwood (Manchester United)

4. Mason Greenwood (Manchester United) - Mason Greenwood tampil mengangumkan bersama Machester United pada musim 2019/2020. Pemain berusia 19 tahun ini memiliki talenta luar biasa. (AFP/Peter Powell/pool)

Mason Greenwood merupakan bintang muda Manchester United dengan skill memukau yang cukup menjanjikan. Sejak melakukan debut di tim senior United pada tahun 2019 lalu, Greenwood langsung mendapat posisi utama di skuad Setan Merah.

Musim lalu mungkin bisa dibilang musim yang cukup berkesan bagi Greenwood. Pasalnya, ia menjadi salah satu pemain andalan bagi sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Tampil sebanyak 49 pertandingan, Greenwood cukup produktif. Pemain berusia 19 tahun ini tercatat sudah membukukan 17 gol dan lima assist di musim 2019/2020 lalu.

Berkat kegemilangannya, Greenwood pun dipanggil oleh Gareth Southgate untuk memperkuat timnas Inggris dan sudah melakoni laga debutnya. Namun sayang, produk asli akademi United ini harus meninggalkan timnas Inggris lebih dulu lantaran melanggar protokol kesehatan COVID-19.

 

4 dari 5 halaman

Erling Haaland (Borussia Dortmund)

2. Erling Braut Haaland (Borussia Dortmund) - Meski Dortmund telah gugur, Haaland telah menyumbangkan 10 gol di komeptisi Liga Champions 2019/2020. (AFP/Ina Fassbender)

Nama Erling Braut Haaland mulai terdengar ketika dirinya membantu timnas U-20 Norwegia menang 12-0 atas Honduras. Namun, bukan itu yang menarik melainkan Haaland berhasil mencetak sembilan gol di pertandingan itu.

Mengawali karier di klub masa kecil sang ayah, Byrne FK. Haaland pun dilirik klub Norwegia, Molde dan memutuskan hengkang pada tahun 2017. Bersama Molde, Haaland tampil cukup produktif dengan torehan 20 golnya.

Berkat torehan itu, Haaland pun diboyong oleh klub asal Austria, RB Salzburg. Di luar dugaan, pemain berusia 20 tahun ini tampil sangat impresif. Tak bertahan lama, akhirnya Haaland pun dipinang oleh Dortmund dengan mahar 20 juta euro.

Di bawah asuhan Lucien Favre, Haaland tampil sangat ganas. Terbukti dari 23 laga yang sudah dimainkannya, Haaland sudah membukukan 21 gol dan lima assist. Hebatnya lagi, di Bundesliga 2020/21, bomber asal Norwegia ini sudah mencetak empat gol dari tiga laganya.

 

5 dari 5 halaman

Callum Hudson-Odoi (Chelsea)

13. Callum Hudson-Odoi (Chelsea) - Penyerang berusia 19 tahun ini tampil apik bersama Chelsea di beberapa laga. Dari 66 penampilannya, Callum Hudson-Odoi menorehkan 9 gol dan 11 assist bersama Chelsea. (AFP/Adam Davy/pool)

Callum Hudson-Odoi adalah produk asli akademi Chelsea. Bakat besarnya mulai terlihat ketika manajer Chelsea kala itu, Antonio Conte memberinya kesempatan untuk melakoni laga debutnya.

Namun, bukan Conte yang berhasil memoles bakat besar Odoi melainkan Maurizio Sarri. Di bawah asuhan Sarri, Odoi tampil mengesankan. Dari 24 penampilannya, pemain berusia 19 tahun ini berhasil mencatatkan lima gol dan lima assist.

Melihat Odoi yang tampil gemilang, Frank Lampard tidak ingin menyia-nyiakan talenta berbakat asal Inggris tersebut. Alhasil, Odoi sukses menjadi salah satu pemain andalan Lampard.

Sempat dikabarkan akan hengkang ke Bayern Munchen, namun winger eksplosif tersebut akhirnya bertahan di Stamford Bridge dan akan mengabdi bersama The Blues sampai tahun 2024.

Disadur dari: Bola.net (Hendra Wijaya/Serafin Unus Pasi, published 17/10/2020)

Berita Terkait