Barcelona dalam Masa Transisi dari Lionel Messi ke Ansu Fati?

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 26 Okt 2020, 06:30 WIB
Barcelona - Ansu Fatih, Ronald Koeman, Lionel Messi (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Media Spanyol, Marca, membuat sebuah ulasan menarik, tentang peran Lionel Messi di Barcelona saat ini dan tanda-tanda Ansu Fati sebagai calon penerus La Pulga.

Lionel Messi adalah pemain terbaik yang pernah bermain untuk Barcelona. Fakta itu tak terbantahkan. Dua hari lalu, Gerard Pique bahkan mengatakan, ketika Messi pensiun, Barcelona harus mengganti nama Camp Nou dengan nama Messi sebagai ucapan terima kasih atas semua yang telah dia lakukan untuk klub.

Advertisement

Dia adalah pencetak gol terbanyak klub, pemberi assist terbanyak dan di antara 34 trofi, Messi meraih empat Liga Champions, 10 gelar LaLiga dan enam Copa del Rey. Ini adalah rekam jejak yang luar biasa.

Pada bulan Agustus, Messi mengirim faks kepada direktur klub dan presiden Josep Maria Bartomeu, yang tidak memiliki hubungan baik dengannya, mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan klub.

Setelah melewati berbagai drama, Messi akhirnya memutuskan bertahan karena Barcelona tak akan melepasnya dengan status bebas transfer. Klub manapun, sekaya apapun, tak akan sanggup membayar La Pulga yang dibanderol 700 juta euro.

Messi akhirnya menyerah ketimbang harus menghadapi Barcelona di pengadilan. Ia bertahan hingga kontraknya berakhir pada musim panas 2021.

 

Video

2 dari 3 halaman

Transisi

Penyerang Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol yang dicetak Ansu Fati ke gawang Ferencvaros pada matchday 1 Grup G Liga Champions 2020/2021 di Camp Nou, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB. Barcelona menang 5-1 atas Ferencvaros. (AFP/Lluis Gene)

Di satu sisi, Barcelona sedang dalam masa transisi. Barcelona kini dihuni pemain muda dan veteran dan tugas Ronald Koeman untuk memadukan mereka.

Di antara deretan anak muda itu, ada Ansu Fati yang semakin menjanjikan. Pada usia 17 tahun, Ansu Fati telah bersinar di awal musim ini.

Dia mencetak empat gol di La Liga dan satu di Liga Champions. Catatan itu menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak klub sejauh ini. Terbaru, Ronald Koeman menempatkannya sebagai No. 9 di El Clasico, meskipun dia bermain lebih melebar.

Di sisi lain, Barcelona masih ada Messi. Namun, dalam lima pertandingan di LaLiga, dia hanya mencetak satu gol dan itu dari titik penalti. Di Liga Champions, ceritanya pun sama.

Dia bermain ke posisi yang lebih dalam untuk membantu membangun permainan. Tetapi, dia kehilangan efektivitas mencetak gol. Alhasil, Messi jauh dari statistik biasanya pada awal musim, yakni hanya dua gol dalam enam pertandingan.

3 dari 3 halaman

Masa Depan Dipertanyakan

Striker Barcelona, Lionel Messi, berusaha mengontrol bola saat melawan Villareal pada laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Senin (28/9/2020). Barcelona menang dengan skor 4-0. (AP Photo/Joan Monfort)

Dari sudut pandang Barcelona, ​​mereka tahu bahwa Messi masih memiliki sisa waktu satu musim. Tetapi, masa depannya masih belum pasti. Itu semua tergantung pada apa yang dia putuskan saat kontraknya habis pada akhir musim.

Messi pun pernah mengungkapkan satu di antara alasannya ingin meninggalkan Barcelona, yakni regenerasi pemain dan Ansu Fati adalah satu di antara calon penerusnya.

Barcelona pun langsung bergerak cepat memberikan perpanjangan waktu dan klausul pelepasannya menjadi 400 juta euro.

 

Sumber: Marca

Berita Terkait