Greg Nwokolo: Kostum Klub Portugal Mirip Tarkam, Kualitas Jersey Lokal Persib Lebih Bagus

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 31 Okt 2020, 08:30 WIB
Karier Sepak Bola Greg Nwokolo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Bintang sepak bola Indonesia, Greg Nwokolo, mengungkapkan beberapa hal yang menjadi perbedaan sepak bola Indonesia dan Portugal berdasarkan pengalaman yang dimilikinya. Menariknya, ada sebuah keunggulan yang dimiliki oleh Indonesia, yakni kualitas produk jersey sepak bola di Indonesia lebih baik jika dibandingkan di Portugal.

Hal tersebut diungkapkan Greg Nwokolo ketika dikunjungi oleh Rian Ekky Pradipta di kediamannya. Pemain naturalisasi yang pertama kali berkarier di Indonesia pada 2004 itu memperlihatkan koleksi jersey miliknya yang didapatkan dari pertukaran dengan sesama pemain di lapangan hijau.

Advertisement

Memperlihatkan sejumlah jersey yang didapatkannya dari sesama pemain saat berkarier di Indonesia, Thailand, dan Portugal, Greg Nwokolo menunjukkan jersey Persipura Jayapura milik Boaz Solossa yang bernomor 86. Menurut Greg, Boaz merupakan satu di antara beberapa pemain terbaik yang ada di Indonesia.

Greg Nwokolo memperlihatkan tiga jersey Persib Bandung bernama Victor Igbonefo, yang merupakan sahabatnya, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Sergio van Dijk.

Selain itu Greg juga memperlihatkan jersey miliknya sendiri ketika berseragam Olhanense, klub yang kini tampil di divisi 3 Portugal. Namun, ketika Greg meninggalkan Persija Jakarta dan bergabung bersama Olhanense pada 2009, klub tersebut tampil di Primeira Liga, atau kasta tertinggi sepak bola Portugal.

Satu hal yang menarik, Greg Nwokolo membandingkan jersey Persib bernama Kim Jeffrey Kurniawan dengan jersey miliknya di Olhanense. Greg meminta pendapat Rian Ekky Pradipta mengenai perbandingan kualitas jersey tersebut. Greg menyebut jersey Persib lebih bagus dari jersey di Liga Portugal yang ia miliki.

"Coba perhatikan ini, coba pegang (jersey Olhanense), ini kualitas Eropa, dan yang ini (Persib) kualitas Indonesia. Produk lokal tapi lebih bagus," ujar pemain yang pernah berseragam Persijatim Solo, Pelita Jaya, Persija Jakarta, dan Madura United itu, dalam channel youtube Rian Ekky Pradipta.

"Coba kamu lihat, ini (Olhanense) seperti yang dipakai tim tarkam, padahal divisi tertinggi Portugal saat itu. Artinya, lihat kualitasnya. Produk lokal pun tidak kalah," lanjut Greg Nwokolo.

Video

2 dari 2 halaman

Portugal Unggul Profesionalisme dan Disiplin

Greg Nwokolo dikabarkan menikahi model cantik, Kimmy Jayanti, di Australia. (Bola.com/Aditya Wany)

Rian kemudian menanyakan pendapatnya mengenai perbedaan pemain yang ada di Indonesia dan Portugal dari kaca mata Greg Nwokolo, setidaknya dari pola makanan yang dikonsumsi sebagai seorang pesepak bola profesional. Tanpa berpikir panjang, Greg tegas menjawab, "Profesionalisme."

"Satu profesionalisme, kemudian disiplin. Ketika di Indonesia mau ke Portugal, biasa di Indonesia ada yang makan KFC atau McD sebelum pertandingan. Ketika di Eropa saya sempat mau coba seperti itu, masuk bus dengan membawa makanan McD, semua pemain langsung kaget, semua melihat dan saya merasa saya yang tidak benar."

"Ketika itu, hari itu kalau pelatih melihat saya seperti itu, saya bisa langsung dipecat. Itu sebagai contoh, bagaimana disiplin mereka sangat tinggi."

"Kita tahu di Indonesia pemain tidak terbiasa diajarkan untuk sport science, apa yang harus dilakukan. Mereka yang penting datang untuk bertanding dan menang. Itulah di Indonesia," lanjut Greg.

Berita Terkait