Lanjutan Shopee Liga 1 2020 Dimulai Awal 2021, Gelandang PSIS Menyebut Pemain Jadi Korban

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 30 Okt 2020, 21:15 WIB
Gelandang PSIS Semarang, Jonathan Cantillana, mencoba melewati hadangan pemain PS Tira Persikabo. (Bola.com/Yoppy Renato Manalu)

Bola.com, Semarang - PSSI sudah mengambil keputusan terkait nasib kelanjutan Shopee Liga 1 2020. Kompetisi kasta tertinggi itu akan diputar pada awal 2021 mendatang.

Keputusan itu mendapatkan berbagai respons, termasuk dari gelandang asing PSIS Semarang, Jonathan Cantillana. Pemain PSIS asal Chile itu mengatakan bahwa pemain akan menjadi korban, karena mereka yang akan menerima dampak terbesar dari penundaan kompetisi Shopee Liga 1 2020.

Advertisement

"Itu yang saya pikirkan. Tidak ada gunanya mengikuti kejuaraan ini dan kondisi para pemain tidak bagus," kata Jonathan Cantillana kepada Bola.net, Jumat (30/10/2020).

Dengan penundaan sampai tahun depan, kompetisi dipastikan vakum selama hampir setahun. Jonathan meyakini itu akan berpengaruh terhadap dirinya.

"Semoga tahun depan dimulai berada dalam kondisi yang baik untuk semua pemain di liga," imbuh pemain asal Chile it mengenai nasib Shopee Liga 1 2020.

Video

2 dari 2 halaman

Tetap Menjaga Kondisi

Gelandang jangkar PSIS Semarang asal Palestina, Jonathan Cantillana dalam sebuah sesi latihan. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Namun, Jonathan menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjaga kondisi. Dia ingin tetap bugar sampai kembali berkompetisi seandainya Shopee Liga 1 2020 benar-benar bergulir pada awal 2021 nanti.

"Ini pertama kalinya saya tidak bermain begitu lama, tapi saya berlatih sangat keras untuk tidak kalah secara fisik," tegasnya.

Sementara itu, terkait rencananya untuk pulang ke Chile, menurut Jonathan, tidak ada perubahan. Dia akan terbang pada 29 November mendatang dan sudah mengantongi tiket.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Mustopa El Abdy/Gia Yuda Pradana, published 30/10/2020)

Berita Terkait