Wow, Kata Marco Melandri Ban Gaib di MotoGP Benar-benar Ada

oleh Hendry Wibowo diperbarui 20 Nov 2020, 17:35 WIB
Valentino Rossi (tengah), diapit Marco Melandri (kiri) dan Nicky Hayden di podium usai menjadi juara MotoGP Jerman 2006. (Motorsport)

Bola.com, Roma - Buat Anda penggemar MotoGP, khususnya Indonesia, pasti mengenal betul istilah ban gaib. Istilah ban gaib juga ramai dibicarakan pada dunia internasional.

Hanya saja mereka memakai bahasa ban spesial. Ban spesial diyakini diberikan pemasok ban MotoGP, konon juga diketahui Dorna sebagai penyelenggara Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Advertisement

Ban spesial ini diperuntukkan hanya untuk segelintir pembalap yang dinilai punya daya pikat komersial tinggi. Intinya jika pembalap ini menang, nama MotoGP ikut terangkat.

Nah, istilah ban gaib ini mulai ramai dibicarakan di Indonesia ketika Marc Marquez begitu dominan pada ajang MotoGP. Bayangkan sejak naik kelas musim 2013, ia sukses jadi juara dunia sebanyak enam kali.

Jika MotoGP 2020 ia tak dibebat cedera, niscaya titel juara dunia kembali didapatnya. Analisis Marc Marquez menggunakan ban khusus sangat simpel. Ketika semua pembalap Honda lain kesulitan, tapi pembalap asal Spanyol itu justru bisa sangat kencang.

Dugaan pemakaian ban gaib juga pernah didapat Valentino Rossi pada era kejayaan. Saat itu, selain begitu sering menang, The Doctor berulang kali bisa finis di depan meski start dari baris tengah bahkan belakang.

Terlepas kontroversi soal pemakaian ban gaib atau ban khusus di MotoGP, hal ini belum pernah terbukti. Michelin selaku pemasok ban tunggal pada kelas premier juga pernah membantahnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Pernyataan Marco Melandri

Marco Melandri (kiri) jadi rival terbesar Valentino Rossi pada MotoGP 2005. (AFP/Javier Soriano)

Hanya saja perbincangan soal ban gaib kembali ramai setelah eks pembalap MotoGP, Marco Melandri membenarkan ada rider yang mendapat ban spesial. Utamanya pada hari Minggu atau saat balapan.

Singkat cerita, Marco Melandri awalnya mendapat pertanyaan dari fans melalui akun Instagram miliknya. "Di MotoGP pada zaman Anda, apakah benar pembalap top memiliki ban hari Minggu"," tulis pertanyaan itu.

"Anda menulis dalam bentuk jamak, benar dalam bentuk tunggal dan Anda menjawab sendiri," jawab Melandri.

Tidak berhenti sampai di situ, juara dunia kelas 250cc 2002 itu juga tidak mengesampingkan hal sama masih terjadi saat ini.

"Saya tidak akan mengesampingkan hal itu bahkan sampai hari ini, melihat hasil balapan dan kebetulan...," lanjutnya.

Jawaban Marco Melandri memang tidak menyudutkan satu pun nama pembalap. Tapi jika komentarnya benar, maka memang ada rider yang diuntungkan dengan penggunaan ban gaib.

Siapa pembalap itu? Ya tinggal Anda lihat nama-nama pembalap yang merasakan banyak kemenangan dan titel juara dunia. Tapi sekali lagi, hal ini belum benar-benar terbukti di lapangan.

 

Sumber: Tuttomotoriweb

 

Berita Terkait