Napoli Bikin Serial TV Maradona Seperti The Last Dance

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 26 Nov 2020, 19:00 WIB
Pemain sepak bola Napoli Diego Maradona (tengah) mencoba menghindari tekel pemain Bordeaux Jean Tigana (kanan) disaksikan Alain Roche pada pertandingan final UEFA di Bordeaux, Prancis, 23 November 1988. Sebelum meninggal, Maradona dilaporkan menjalani operasi otak. (AFP PHOTO AFP/AFP/sjw)

Bola.com, Naples - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis mengungkapkan telah mengerjakan serial TV tentang Diego Maradona. Maradona menginggal dunia, Rabu (25/11/2020) karena henti jantung pada usia 60 tahun.

Maradona, yang dianggap sebagai pemain sepak bola terhebat dalam sejarah, mencapai puncak kariernya di Serie A bersama Napoli dari 1984-1991.

Advertisement

De Laurentiis juga menyarankan untuk mengganti nama Stadio San Paolo menjadi Stadio San Paolo-Maradona.

“Untuk Napoli, dia mewakili segalanya,” kata De Laurentiis kepada Rai 1 dikutip dari Football Italia, Kamis (26/11/2020)

“Kota ini pernah mengalami tahun-tahun sulit setelah gempa bumi dan Diego adalah kebangkitan bagi Neapolitans," imbuhnya.

“Ini hari yang menyedihkan bagi saya dan klub. Selama 12 bulan, saya telah mengerjakan serial TV tentang tahun-tahun Diego di Napoli."

“Ini akan mirip dengan 'The Last Dance', dari cerita Michael Jordan. Maradona dan Pele dikenang sebagai yang terbaik, tetapi Diego Maradona memiliki kepribadian yang melangkah lebih jauh, dia yang terhebat dan sulit untuk menemukan yang lain seperti dia."

Saksikan Videonya dibawah ini

Berita Terkait