MotoGP 2021: Joan Mir Ditantang Suzuki Pakai Nomor Keramat 1, Berani?

oleh Hendry Wibowo diperbarui 27 Nov 2020, 14:30 WIB
Pemabalap Suzuki Esctar, Joan Mir, melakukan selebrasi bersama manajer Davide Brivio usai balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (15/11/2020). Meski finis ketujuh, Joan Mir berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020. (AP/Alberto Saiz)

Bola.com, Catalunya - Sebagai seorang juara dunia MotoGP 2020, pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir berhak atas nomor motor 1 saat mengikuti musim 2021.

Hanya saja masalahnya banyak juara dunia MotoGP enggan memakai nomor 1. Semua sepakat, nomor motor 1 keramat alias bisa membawa ketidakberuntungan.

Advertisement

Pada wawancara bersama media Spanyol, AS, Joan Mir mengakui tim Suzuki ingin melihat rekan setim Alex Rins itu menggunakan nomor motor 1 pada MotoGP 2021.

Masalahnya apakah Joan Mir? "Itu tidak akan tergantung pada apapun. Itu akan tergantung pada saya. Suzuki telah memberi tahu saya bahwa mereka ingin saya memakai nomor 1," jawab pembalap berusia 23 tahun itu.

"Merupakan suatu kehormatan bisa memakainya, tapi saya sangat suka 36 (nomor motornya selama ini). Karena saya telah memenangkan dua gelar juara dunia (Moto3 dan MotoGP) dengan nomor itu dan itu memberi saya keberuntungan."

"Ini soal problem nomor keramat (nomor motor 1). Saat ini saya cenderung memilih nomor 1, tapi saya akan mengambil waktu untuk memikirkannya dengan tenang," lanjutnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Persaingan MotoGP 2021

Pembalap Suzuki Esctar, Joan Mir, melakukan selebrasi usai balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (15/11/2020). Meski finis ketujuh, Joan Mir berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020. (AP/Alberto Saiz)

Joan Mir sendiri mulai membicarakan persaingan MotoGP 2021. Menurutnya ia akan merasakan tekanan lebih besar untuk mempertahankan titel juara dunia.

"Memenangkan Kejuaraan Dunia melibatkan banyak hal positif. Tapi ada juga tekanan yang lebih besar untuk tahun depan. Kejuaraan ini dimulai dengan berbeda dan saya mampu mengelola tekanan dengan baik, pada tahun 2021 skenarionya akan berbeda," Joan Mir menuturkan.

Satu faktor yang membuat tekanan Joan Mir bakal lebih besar pada MotoGP 2021 adalah sosok Marc Marquez. Jika kembali balapan dalam kondisi 100 persen fit, nama pembalap Repsol Honda itu masih berstatus lawan yang sulit dikalahkan.

"Marquez akan kembali, pembalap yang telah memenangkan banyak kemenangan dan menjadi yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Saya termotivasi untuk ini, meskipun sekarang saya mencoba untuk menikmati momen," terangnya.

 

Sumber: Tuttomotoriweb

Berita Terkait