Liga Spanyol: Rapor 100 Hari Ronald Koeman di Barcelona, dari Skema Permainan hingga Cara Tangani Lionel Messi

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 28 Nov 2020, 18:03 WIB
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. (AFP/Gabriel Bouys)

Bola.com, Barcelona - Ronald Koeman tepat 100 hari menangani Barcelona pada Jumat (27/11/2020). Sejauh ini, penampilan Barca masih belum menemukan konsistensi, terutama di Liga Spanyol. 

Barcelona menunjuk Ronald Koeman setelah mendepak Quique Setien dari Camp Nou. Partai terakhir Setien di Barcelona ditandai dengan kekalahan memalukan dari Bayern Munchen di Liga Champions dengan skor 2-8. 

Advertisement

Penunjukan Koeman dibarengi misi khusus. Pelatih asal Belanda itu ditugasi memimpin revolusi di kubu Barcelona. Dia harus bisa membawa Barcelona kembali ke trek yang benar dan berjaya lagi. 

Misi Koeman tersebut tidak mudah. Barca sedang mengalami krisis ekonomi terparah dalam dekade terakhir, sudah ditinggal presiden klub yang mengundurkan tinggi, dan menghadapi kenyataan bintang terbaik timnya sempat mengatakan ingin hengkang pada musim panas 2020. 

Alhasil, perjalanan Ronald Koeman selama 100 hari Barcelona jauh dari mulus. Meskipun perkasa di Liga Champions dengan memenangi empat laga pertama di fase grup, Azulgrana masih terseok-seok di liga domestik. Barca masih tercecer di peringkat ke-13, dengan raihan 11 poin dari delapan laga. 

Jadi, bagaimana rapor Ronald Koeman selama 100 hari menangani Barcelona. Berikut penilainya seperti dilansir Marca, Sabtu (28/11/2020). 

 

2 dari 9 halaman

Otoritas

Ronald Koeman. (AFP/Josep Lago)

Jika ada sesuatu yang tidak dibahas hari ini di markas Barça, itu adalah otoritas sang pelatih. Koeman sudah menjadi legenda dalam sejarah klub sebelum ditunjuk menangani Barca.

Dengan otoritas itu, pelatih asal Belanda itu bisa dengan mudah membuat keputusan dan para pemain mematuhinya. Saat dia membuka mulutnya, semua orang mendengarkan.

 

3 dari 9 halaman

Permainan

Penyerang Barcelona, Lionel Messi berusaha mengumpan bola saat bertanding melawan Atletico Madrid pada pertandingan lanjutan La Liga Spanyol di stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, Sabtu (21/11/2020). Atletico menang tipis atas Barcelona 1-0. (AP Photo/Bernat Armangue)

Keputusan Koeman mengubah gaya bermain tim pantas diapresiasi, tapi masih jauh dari era kejayaan Barcelona. Perubahan yang menonjol di era Koeman adalah upaya keluar dari tekanan setelah kehilangan bola, sesuatu yang dalam beberapa tahun terakhir sulit dilakukan. 

Dengan bola, masih ada beberapa masalah di Barcelona yang merupakan warisan masa lalu. Misalnya gerakan bola yang lambat.

 

4 dari 9 halaman

Messi

Striker Barcelona, Lionel Messi, berjabat tangan dengan pelatih Ronald Koeman saat melawan Girona pada laga uji coba di Stadion Johan Cruyff, Barcelona, Kamis (17/9/2020). Barcelona menang 3-1 atas Girona. (AP/Joan Monfort)

Salah satu tugas terberat Koeman dalam 100 hari pertanya di Barcelona adalah mengembalikan penampilan terbaik Lionel Messi. Pemain Argentina itu kurang menonjol musim ini.

Hubungan Messi dan Koeman tampaknya baik-baik-baik saja, setidaknya dibandingkan relasi sang pemain dengan Setien. Namun, mesranya hubungan Koeman dan Messi belum tergambar di lapangan.

Jika Messi konsistensi Messi di Barcelona masih harus terus digodok, maka nyala api permainan Barca bisa dibilang belum menyala. 

 

5 dari 9 halaman

Hasil Pertandingan

Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, tampak kecewa usai gagal mencetak gol ke gawang Dynamo Kiev pada laga Liga Champions di Stadion Camp Nou, Kamis (5/11/2020). Barcelona menang dengan skor 2-1. (AP/Joan Monfort)

Barcelona masih punya dua wajah. Di Liga Champions, Koeman bisa membuat Barca tampil perkasa dan konsisten mengukir kemenangan. 

Tapi, di liga domestik sangat berbeda. Barcelona mencatatkan start terburuk di liga dalam 29 tahun terakhir. Blaugrana harus mendaki jalan terjal. 

 

6 dari 9 halaman

Kata-kata

Ronald Koeman selalu berbicara. Dia melakukannya dengan para pemain di kamar ganti, tetapi juga di ruang pers. Koeman tidak segan-segan blak-blakan mengungkakan jika tidak suka dengan permainan tim atau performa pemain. 

 

7 dari 9 halaman

Sesi Latihan

Dalam urusan latihan, Koeman membuat revolusi kecil-kecilan. Barcelona sudah lama berlatih dengan setengah tenaga yang dimiliki. 

Tapi, itu sudah menjadi cerita lama. Koeman ingin pemainnya bermain dengan intensitas yang sama dengan sesi latihan. Tuntutan level persiapan tim saat berlatih lebih tinggi dibanding sebelum-sebelumnya. 

 

8 dari 9 halaman

Skema Permainan

5. Frenkie De Jong (86 juta euro) - Penampilan apik Frenkie De Jong bersama Ajax membuat Barcelona kepincut untuk mendatangkannya. Pada 2019, Barcelona mengelontorkan dana 86 juta euro untuk melabuhkan gelandang asal Belanda ini. (AFP/Cristina Quicler)

Sejak awal, Koeman mengubah skema klasik Barca menjadi 4-2-3-1. Pada prinsipnya, untuk memanfaatkan Frenkie De Jong tanpa mengakhiri Sergio Busquets. Tapi, masih harus dilihat apakah double pivot bisa menjadi solusi terbaik bagi tim. 

 

9 dari 9 halaman

Komitmen untuk Pemain Muda

Ansu Fati (Barcelona). (AFP/Josep Lago)

Koeman tak pernah takut berjudi dengan pemain muda. Itu telah ditunjukkan pada 100 pertamanya di Barcelona. Dia menaruh kepercayaan besar terhadap Ansu Fati dan Pedri. 

Sumber: Marca

Berita Terkait