Surat Perpisahan Menyentuh Lionel Messi untuk Ayah: Sulit Membayangkan Hidupku Tanpamu Lagi

Lionel Messi mengunggah foto kebersamaan dirinya bersama almarhum ayahnya, Jorge Messi, di Instagram, Rabu (12/8/2026) malam WIB.

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi selama ini dijejali dengan julukan "Dewa Sepak Bola". Bahkan tak sedikit yang menyebutnya sebagai "Alien" lantaran kemampuannya yang dianggap jauh dari nalar.

Namun, Lionel Messi baru-baru ini menunjukkan sisi manusianya. Setelah cukup lama bungkam, Messi akhirnya mengeluarkan pernyataan mengenai kepergian sang ayah, Jorge Messi.

Diketahui, Jorge Messi meninggal dunia di Rosario, Argentina pada Sabtu (8/8/2026). Jorge yang telah berjuang keras melawan sakit akhirnya harus berpulang. 

Lionel Messi mengunggah foto kebersamaan dirinya bersama Jorge Messi di Instagram, Rabu (12/8/2026) malam WIB. Legenda Barcelona itu pun menyertai unggahan foto itu dengan surat perpisahan yang panjang dan menyentuh. 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tanpa Arah

Lionel Messi benar-benar terlihat tanpa arah setelah kepergian sang ayah. Bahkan, ia seperti mengisyaratkan tak lama lagi akan meninggalkan pekerjaan sebagai pemain sepak bola profesional.

Sosok Jorge Messi begitu luar biasa di mata Lionel Messi. Bahkan, Messi juga sedikit menyesalkan mengapa ayahnya itu pergi terlalu cepat. 

"Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa dirimu, saya tidak tahu bagaimana melanjutkan. Saya hanya bermain sepak bola dan sekarang saya punya cukup banyak keraguan apakah saya akan terus melakukannya lebih lama lagi. Anda berada di sisi saya sejak awal; tinggal sedikit lagi sampai akhir. Mengapa Anda tidak bisa bertahan sedikit lebih lama agar kita bisa menuntaskannya bersama?" tulis Lionel Messi. 

Kepedihan Final Piala Dunia 2026

Lebih lanjut, Lionel Messi juga mengungkap kepedihan pribadi saat tetap bermain di Piala Dunia baru-baru ini ketika kondisi kesehatan ayahnya memburuk. Messi menjelaskan bahwa motivasi utamanya untuk mencapai final adalah memberi ayahnya lebih banyak waktu untuk pulih dan mungkin bepergian, meski Argentina akhirnya kalah 1-0 dari Spanyol dan kembali menjadi juara. 

"Kamu memintaku untuk bermain di Piala Dunia terakhir, dan justru pada hari-hari menjelang turnamen dimulai kondisimu memburuk paling parah. Itu pertama kalinya kamu tidak akan berada di sebuah turnamen, tetapi Ibu bilang kepadaku bahwa kamu akan membaik dan cukup sehat untuk bepergian."

"Aku bilang kepadamu bahwa kami akan mencapai final agar kamu bisa bepergian. Setiap kali sebuah pertandingan berakhir, aku menunggu dan merindukan pesanmu. Saat itulah aku sadar situasinya benar-benar buruk."

"Meski begitu, aku tidak berhenti memikirkan untuk melangkah sejauh mungkin, untuk memberimu waktu dan agar kamu bisa menonton sebuah pertandingan. Kami mencapai final dan kamu tidak bisa berada di sana. Aku ingin memenanginya untuk membawanya kepadamu dan menunjukkan yang baru kepadamu."

"Aku tidak bisa: kakiku sudah tidak sanggup lagi. Kali ini aku mencoba melawan tubuhku, tetapi aku tidak bisa. Aku tidak pernah benar-benar merasa baik. Ketika aku tiba, kamu mengira kami kalah di final lewat adu penalti. Kami tidak bisa membicarakan apa pun yang terjadi. Kamu tidak bisa menikmati apa pun. Kami bukan juara, tetapi kamu tidak tahu betapa kami menikmati setiap pertandingan. Sekali lagi, kamu benar: aku harus berada di sana dan memainkannya," pungkas Messi.

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer