Fakhri Husaini Beri Semangat Bagus Kahfi yang Gagal Gabung FC Utrecht

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 29 Nov 2020, 19:30 WIB
Bagus Kahfi dan Beckham Putra Nugraha saat laga melawan Korea Utara di SUGBK, Jakarta, Minggu (10/11/2019) dalam penyisihan Grup K kualifikasi Piala AFC U-19 2020. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini, memberikan semangat dan motivasi untuk Bagus Kahfi yang gagal bergabung dengan FC Utrecht. Fakhri meminta mantan anak asuhnya itu untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan dan kekecewaan.

Bagus Kahfi gagal mewujudkan mimpi berkarier di Eropa. Hal itu terjadi karena Barito Putera sebagai klub pemiliknya mengabaikan tawaran dari FC Utrecht.

Advertisement

Barito Putera tidak merespons tenggat waktu yang diberikan oleh Utrecht yakni pada Jumat (27/11/2020). FC Utrecht kemudian menarik tawaran yang diajukan kepada Barito Putera.

"Sikap dan cara merespons mimpimu yang tertunda saat ini akan menentukan kesuksesan karier serta prestasimu di masa yang akan datang," tulis Fakhri Husaini di akun Instagram-nya.

"Saya percaya kamu pasti bisa melewati masa sulit ini. Tidak perlu meratapinya secara berlebihan karena kehidupan akan terus berjalan," tegas Fakhri Husaini.

Barito Putera sejatinya dalam posisi yang tidak salah karena enggan melepas Bagus Kahfi. Seperti diketahui, Bagus masih terikat kontrak sampai 2021, dan belum pernah bermain di klub tersebut karena mengikuti program Garuda Select yang bukan masuk agenda FIFA.

Selain itu, ketertarikan FC Utrecht tak seharusnya hanya dilakukan melalui surat elektronik. Klub Eredivisie Belanda itu selayaknya mengajukan penawaran resmi kepada Barito Putera terkait minat kepada Bagus Kahfi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Anak Emas

Penyerang Timnas Indonesia U-18, Bagus Kahfi, mendapatkan kesempatan berlatih bersama tim senior. (dok. PSSI)

Bagus Kahfi merupakan anak emas dari Fakhri Husaini. Pemain berusia 18 tahun itu sudah menjadi andalan Fakhri Husaini di lini depan sejak masih menukangi Timnas Indonesia U-16.

Tangan dingin Fakhri Husaini berhasil menempa Bagus Kahfi menjadi penyerang yang tajam. Hal itu terlihat dari dua penghargaan individu sebagai top skorer pada Piala AFF U-16 2018, di mana Timnas Indonesia U-16 menjadi juara.

Bagus Kahfi juga menjadi andalan Fakhri Husaini di Timnas Indonesia U-19. Bagus Kahfi berhasil menjadi top skorer bersama di Piala AFF U-18 2019 bersama Dylan Ruiz-Diaz (Australia) dan Mouzingo Barreto de Lima (Timor Lester) dengan torehan enam gol.

Berita Terkait