Duel Tottenham Hotspur Vs Fulham Ditunda Mendadak, Jose Mourinho Sindir Operator Liga Inggris

oleh Rizki Hidayat diperbarui 31 Des 2020, 13:50 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Ludogorets Razgrad pada pertandingan Grup J Liga Europa di stadion Tottenham Hotspur di London, Inggris, Kamis (26/11/2020). Tottenham menang telak atas Ludogorets 4-0. (AP Photo/Ian Kington)

Bola.com, London - Duel Totteham Hotspur versus Fulham pada pertandingan pekan ke-16 Premier League, Kamis (31/12/2020) dini hari WIB, ditunda secara mendadak. Manajer Spurs, Jose Mourinho, melontarkan sindiran untuk operator Liga Inggris.

Sama seperti Everton vs Manchester City, pertemuan antara Tottenham Hotspur melawan Fulham ditunda akibat COVID-19. Beberapa pemain dan staf Fulham dilaporkan positif terpapar virus corona jelang pertandingan digelar.

Advertisement

Begitu kabar itu menguak, Premier League memutuskan untuk turun tangan. Pihak penyelenggara secara resmi menunda laga Tottenham Hotspur kontra Fulham beberapa jam sebelum pertandingan dilaksanakan.

Keputusan tersebut tidak sejalan dengan isi hati Jose Mourinho. Namun, bukan berarti pria asal Portugal itu tidak sepakat dengan keputusan penundaan yang dibuat oleh Premier League.

Mourinho nampak kesal, karena Premier League tak kunjung memberikan kepastian soal pertandingan. Dia mengungkapkan perasaannya lewat sebuah unggahan video di media sosial Instagram.

Mantan pelatih Manchester United itu mengunggah sebuah video yang memperlihatkan situasi di balik layar The Lilywhites. Dia berada di sebuah ruangan bersama para stafnya sembari menyaksikan tayangan televisi.

"Pertandingan pada pukul 6 sore (waktu setempat)... Kami masih belum tahu apakah kami bisa bermain. Liga terbaik di dunia," tulis manajer Tottenham Hotspur itu singkat.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Premier League Tetap Berlanjut:

Ilustrasi Premier League - Logo Klub (Bola.com/Adreanus Titus)

Akibat tingginya kasus postif COVID-19 di Inggris termasuk di kalangan pesepak bola, memunculkan ide untuk menunda Premier League selama dua pekan. Akan tetapi, otoritas Liga Inggris memutuskan untuk tetap melanjutkan kompetisi.

Namun, pertandingan harus tetap digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, suporter juga kembali dilarang hadir di stadion, setelah sebelumnya sempat diizinkan masuk hanya untuk 2000 penonton.

"Premier League tidak mendiskusikan penghentian musim untuk sementara dan tidak berencana melakukannya," tulis pihak penyelenggara lewat situs resminya.

"Liga selalu memiliki keyakinan terhadap protokol Covid-10 agar pertandingan bisa dimainkan seperti yang terjadwalkan, dan protokol ini terus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah," tambah pernyataan tersebut.

Sumber: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Yaumil Azis/Published: 31/12/2020)

Berita Terkait