3 Fakta Menarik dari Tottenham Hotspur Vs Leeds United: Gagal Jauhi Zona Degradasi

Meski sempat unggul lebih dulu, Tottenham Hotspur terpaksa berbagi poin dengan Leeds United.

Bola.com, Jakarta - Tottenham Hotspur gagal memanfaatkan peluang untuk menjauh dari zona degradasi setelah bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Tottenham Hotspur Stadium, Selasa (12/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat tekanan terhadap skuad asuhan Roberto De Zerbi masih belum mereda.

Setelah kekalahan West Ham United dari Arsenal, Tottenham Hotspur sebenarnya punya kesempatan emas untuk unggul empat poin dari posisi tiga terbawah. Namun, mereka kembali kehilangan poin penting setelah gagal mempertahankan keunggulan.

Meski sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Mathys Tel pada menit ke-50, Tottenham Hotspur akhirnya harus rela hanya meraih satu poin setelah eksekusi penalti Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-74 membuat laga akhirnya berakhir imbang 1-1.

Lalu apa saja fakta menarik yang tersaji setelah kegagalan Tottenham Hotspur mengamankan tiga poin saat menjamu Leeds United? Berikut ulasannya:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Spurs Masih Dihantui Ancaman Degradasi

Spurs tampil lebih baik sejak babak pertama dan pantas unggul ketika Mathys Tel mencetak gol lima menit setelah jeda pertandingan.

Penyerang muda asal Prancis itu memanfaatkan bola liar dari situasi sepak pojok dan menyelesaikannya dengan sangat baik.

Namun, keunggulan tersebut buyar setelah Tel melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Ethan Ampadu di kotak penalti. Tendangan Tel mengenai kepala Ampadu saat mencoba menyapu bola, dan wasit menunjuk titik putih.

Dominic Calvert-Lewin sukses mengeksekusi penalti untuk menyamakan kedudukan bagi Leeds. Bahkan, tim tamu hampir mencuri kemenangan ketika tendangan Sean Longstaff membentur mistar gawang di menit-menit akhir.

Hasil ini membuat Spurs gagal memperlebar jarak dari zona merah. Mereka kini harus menghadapi laga sulit melawan Chelsea di Stamford Bridge pekan depan, stadion yang terkenal kurang bersahabat bagi mereka.

Rekor Buruk Laga Kandang Belum Berakhir

 

Sejak mengambil alih Tottenham lebih dari sebulan lalu, De Zerbi sebenarnya mampu membawa perubahan positif. Namun, performa kandang Spurs masih menjadi masalah besar.

Sebelum laga kontra Leeds, Spurs hanya meraih dua kemenangan kandang di liga sepanjang musim. De Zerbi pun sempat menyinggung pentingnya atmosfer stadion dalam komentar pra-pertandingan.

Ia mengatakan bahwa timnya harus menikmati panasnya tekanan bermain di depan lebih dari 60 ribu pendukung.

Semangat itu sempat terlihat ketika Spurs bermain agresif sejak awal laga dan kembali tampil menekan di babak kedua sebelum akhirnya unggul lewat gol Tel.

Namun, setelah Leeds menyamakan skor melalui penalti, rasa gugup kembali menghantui permainan Spurs. Tim tamu semakin percaya diri dan beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah.

Meski De Zerbi berhasil mengubah suasana di ruang ganti dan meningkatkan kepercayaan diri pemain, Spurs masih terlihat memiliki masalah mental yang membuat mereka mudah kehilangan kendali dalam pertandingan.

Mathys Tel: Dari Pahlawan Menjadi Penyebab Petaka

Pertandingan ini menjadi gambaran sempurna tentang malam naik-turun bagi Mathys Tel.

Pemain muda yang dipinjam dari Bayern Munchen itu tampil impresif sepanjang pertandingan. Golnya lahir lewat aksi individu berkualitas, ketika ia melepaskan tembakan melengkung kaki kanan yang gagal dihentikan Karl Darlow.

Tel tampil penuh energi dan menjadi ancaman utama Spurs di lini depan. Cedera panjang Xavi Simons bahkan disebut De Zerbi sebagai kesempatan bagi Tel untuk mengamankan posisi inti di tim.

Namun, penampilannya ternoda oleh kesalahan fatal yang menghasilkan penalti untuk Leeds United.

Meski begitu, Tel tetap dianggap sebagai pemain paling berbahaya Spurs dalam menyerang. Kini ia dituntut segera bangkit karena Spurs masih memiliki perjuangan besar untuk menghindari degradasi musim ini.

Sumber: The Standard

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer