5 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Diprediksi Bersinar dalam Rangkaian Uji Coba di Spanyol

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 04 Jan 2021, 08:30 WIB
Rizky Ridho, David Maulana, Fajar Fathur Rahman. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Tarragona - Untuk ketiga kalinya dalam setahun terakhir, Timnas Indonesia U-19 menimba ilmu di luar negeri. Setelah Thailand dan Kroasia, tim berjulukan Garuda Muda itu berguru ke Spanyol.

Timnas Indonesia U-19 telah berada di Spanyol sejak akhir Desember 2020 dan akan bertahan di Negeri Matador hingga pengujung Januari 2021.

Advertisement

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Spanyol semula bertujuan sebagai persiapan untuk Piala Dunia U-20 2021. Namun, turnamen tersebut dibatalkan ketika rencana pergi ke Negeri Matador telah dimatangkan.

Alhasil, kegiatan Timnas Indonesia U-19 di Spanyol berubah haluan, menjadi persiapan untuk Piala AFC U-19 2021. Hanya saja, berembus kabar bahwa turnamen tersebut juga urung digelar.

Nasi sudah menjadi bubur, Timnas Indonesia U-19 telah terlanjur tiba di Spanyol, bahkan telah merencanakan rangkaian uji coba.

Timnas Indonesia U-19 akan melahap lima partai latih tanding di Spanyol, diawali dengan melawan Lleida Esportiu U-19 pada Selasa (5/1/2021) dan dilanjutkan menghadapi Gimnastic Tarragona pada dua hari berselang.

Garuda Muda telah ditunggu Sabadell U-19 pada 11 Januari 2021 sebelum menantang Gimnastica Ceuta U-19 pada 20 Januari 2021. Terakhir, Timnas Indonesia U-19 akan beradu kekuatan dengan Arab Saudi U-19 pada 27 Januari 2021.

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, memilih 30 nama untuk pemusatan latihan di Spanyol. Belakangan, jumlah itu tereduksi menjadi 27 personil setelah tiga pemain ditinggal di Jakarta akibat reaktif COVID-19.

Dari 27 pemain itu, tiga di antaranya tengah berkompetisi di Eropa. Ketiganya adalah Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulica, Serbia), Elkan Baggott Ipswich Town U-23, Inggris), dan Kelana Noah Mahessa (Bonner SC, Jerman).

Bola.com merangkum lima pemain Timnas Indonesia U-19 yang diprediksi bersinar selama rangkaian uji coba di Spanyol. Berikut penjabarannya:

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 6 halaman

David Maulana

Gelandang Timnas Indonesia U-19, David Maulana, saat menghadapi Bulgaria U-18. (PSSI).

David Maulana adalah kapten Timnas Indonesia U-19. Sewaktu pemusatan latihan di Kroasia pada Agustus-Oktober 2020, gelandang Barito Putera ini tampil mengesankan.

David Maulana tercatat sebagai penampil kedua terbanyak dalam rangkaian uji coba Timnas Indonesia U-19 di Kroasia dengan sembilan laga. Pemain berusia 18 tahun itu hanya kalah dari Witan Sulaeman, Adi Satryo, dan Pratama Arhan yang mengemas 10 pertandingan.

Berposisi sebagai gelandang jangkar, tugas David Maulana tidak hanya memotong serangan lawan. Dia juga bertanggung jawab atas kelancaran serangan Timnas Indonesia U-19.

Untuk pemusatan latihan kali ini, David Maulana kehilangan tandem setianya di lini tengah, Brylian Aldama. Keduanya tampil kompak selama pemusatan latihan di Kroasia.

Brylian tidak dilibatkan Shin Tae-yong karena akan bergabung dengan klub Kroasia, HNK Rijeka. Meski tanpa partnernya, David Maulana diyakini masih bisa bersinar di Spanyol.

3 dari 6 halaman

Pratama Arhan

Bek Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan. (PSSI)

Pratama Arhan menjadi satu dari tiga pemain dengan catatan bermain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Spanyol. Bek berusia 19 tahun itu sepuluh kali bertanding, sama seperti Witan dan Adi Satryo.

Pratama Arhan adalah pilihan utama Shin Tae-yong di pos bek sayap kiri. Pemain PSIS Semarang itu punya kelebihan yang sangat menonjol, yaitu lemparan ke dalam yang sangat jauh.

Jurus ini beberapa kali dipraktikkan Pratama Arhan dalam pemusatan latihan di Kroasia. Tidak jarang, percobaannya itu menciptakan kemelut di depan gawang lawan hingga terjadi gol.

Kelebihan ini akan dimaksimalkan Pratama Arhan dalam rangkaian uji coba di Spanyol. Apalagi, masih ada Saddam Gaffar, penyerang bertubuh tinggi yang kerap memaksimalkan lemparan ke dalamnya.

4 dari 6 halaman

Adi Satryo

Kiper Timnas Indonesia, Muhammad Adi Satrio, menangkap bola saat sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa, (18/2/2020). Untuk meningkatkan performa kiper, Shin Tae-yong menambah porsi waktu latihan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Shin Tae-yong hanya membawa dua kiper untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Spanyol. Bisa dipastikan posisi Adi Satryo tidak tergantikan.

Bersama Witan dan Pratama Arhan, Adi Satryo adalah penampil terbanyak Timnas Indonesia U-19 dalam rangkaian uji coba di Kroasia.

Adi Satryo kebobolan banyak selama rangkaian uji coba di Kroasia. Namun, kiper PSMS Medan ini juga mencatatkan beberapa penyelamatan penting.

Adi Satryo hanya akan bersaing dengan Erlangga Setyo di pos penjaga gawang Timnas Indonesia U-19. Berbekal pengalaman di Kroasia, kiper berusia 19 tahun itu diperkirakan bakal tampil lebih baik di Spanyol.

5 dari 6 halaman

Rizky Ridho

5 Aksi Rizky Ridho saat Uji Coba Timnas U-19 di Kroasia, Pemain Andalan (sumber: Instagram.com/pssi)

Jika Elkan Baggott tidak bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-19, Rizky Ridho akan sangat diandalkan Shin Tae-yong di jantung pertahanan.

Rizky Ridho menjadi pemain yang dipercaya Shin Tae-yong di Kroasia sebelum Baggott bergabung. Bek berusia 19 tahun itu menjawab keyakinan sang pelatih dengan permainan lugas.

Rizky Ridho akan memimpin barisan lini belakang Timnas Indonesia U-19 dalam rangkaian uji coba di Spanyol. Statusnya sebagai wakil kapten membuatnya cukup disegani oleh rekan-rekannya.

6 dari 6 halaman

Fajar Fathur Rahman

Winger Timnas Indonesia U-19, Fajar Fathur Rahman. (PSSI).

Ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi sarana pembuktian Fajar Fathur Rahman. Winger Borneo FC itu sempat tidak diangkut Shin Tae-yong pada pemusatan latihan di Kroasia.

Fajar akhirnya dipercaya Shin Tae-yong untuk ikut menimba ilmu di Spanyol. Pemain berusia 18 tahun punya kualitas untuk membalas kepercayaan sang pelatih.

Kans Fajar untuk menjadi pemain utama di Timnas Indonesia U-19 dalam rangkaian uji coba di Spanyol sangat besar. Dengan catatan, Witan Sulaeman tidak bisa mengikuti pemusatan latihan.

Fajar merupakan andalan Timnas Indonesia U-19 sebelum Shin Tae-yong melatih pada awal 2020. Pemain kelahiran Manokwari, Papua tersebut sempat tersingkir sebelum kembali dipanggil.

Berita Terkait