Pelatih Arema Tak Ingin Halangi Kushedya Hari Yudo Jika Ingin ke Malaysia

oleh Iwan Setiawan diperbarui 28 Jan 2021, 08:45 WIB
Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo, Arema FC. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira memberi dukungan pada Kushedya Hari Yudo jika tertarik bermain di Liga Malaysia. Yudo dikabarkan tengah didekati Pahang FC.

Kontrak Yudo di Arema bakal rampung pada awal Februari sehingga peluangnya untuk meninggalkan tim Singo Edan cukup besar. Apalagi kompetisi di Indonesia sampai saat ini masih belum ditentukan kapan dimulai, sehingga manajemen belum ambil keputusan untuk menggelar latihan lagi.

Advertisement

Carlos mengaku tidak ingin menghalangi pemainnya jika ingin memperkaya pengalaman dan materi dengan main di luar negeri.

“Seperti saya sampaikan sebelumnya. Untuk semua pemain yang dapat tawaran lebih baik dari luar negeri, jika mereka mau ambil silahkan. Karena itu bisa mental lebih bagus,” kata Carlos.

Namun, sang pelatih tak bisa berkomentar lebih banyak karena masa depannya di Arema FC juga belum ditentukan. Nasib Carlos akan ditentukan lewat rapat manajemen dengan direksi.

“Tentu saya senang jika tetap berkumpul dengan tim ini kedepan. Tapi semua masih bisa terjadi,” sambungnya. 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Liga Malaysia Solutif

Arema FC - Dedik Setiawan (Bola.com/Adreanus Titus)

Sementara, asisten pelatih Arema FC, Kuncoro menambahkan jika bermain di luar negeri jadi solusi pemain bisa lebih berkembang. Karena saat ini sepakbola Indonesia belum ada kejelasan.

“Main di luar negeri pasti bagus. Saya pribadi ikut senang. Namun ini urusannya dengan manajemen juga. Jadi, harus bicara antara pemain dengan manajemen terkait keputusannya nanti seperti apa,” sambungnya.

Bukan Yudo saja yang dikabarkan akan ke Malaysia. Striker Dedik Setiawan juga dirumorkan diminati klub Thailand dan Malaysia. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan klub mana yang menginginkan Dedik.

Tapi, peluang Dedik main di luar negeri masih terbuka karena kontraknya juga akan berakhir awal Februari ini. Jika sepak bola Indonesia tidak bergulir dalam waktu dekat, ada kemungkinan Dedik menerima tawaran dari agen yang akan membawanya ke Malaysia atau Thailand.

Berita Terkait