5 Fakta Setelah Liverpool Kalah dari Everton di Anfield: The Reds Malang, The Toffees Gemilang

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 21 Feb 2021, 14:15 WIB
Para pemain Everton merayakan gol pertama yang dicetak Richarlison dalam laga derbi Merseyside kontra Liverpool di Anfield yang digelar pada pekan ke-25 Premier League, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Everton menang 2-0 atas Liverpool dalam laga ini. (LAURENCE GRIFFITHS / POOL / AFP)

Bola.com, Jakarta - Liverpool tumbang 0-2 saat menjamu Everton dalam laga derbi Merseyside di Anfield pada laga pekan ke-25 Premier League, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Pertandingan ini memberikan sejumlah fakta menarik terkait rivalitas kedua klub Merseyside itu.

Liverpool langsung tertinggal sejak menit ketiga setelah Everton membuka keunggulan lewat gol Richarlison. Umpan James Rodriguez mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Richarlison untuk membuat The Reds terdiam.

Advertisement

Mampu menahan gempuran Liverpool sepanjang pertandingan, berkat soliditas lini pertahanan dan performa cemerlang sang penjaga gawang, Jordan Pickford, Everton akhirnya berhasil menggandakan keunggulan lewat penalti Gylfi Sigurdsson pada menit ke-82.

Everton akhirnya mampu mempertahankan keunggulan 2-0 hingga pertandingan selesai. Tidak hanya meraih kemenangan di Anfield, The Toffees juga berhasil menyamakan perolehan poin Liverpool, yaitu 40 poin, di mana kedua tim berada di peringkat keenam dan ketujuh dalam klasemen sementara Premier League.

Dalam pertandingan yang menarik antara Liverpool kontra Everton ini, tersaji sejumlah fakta menarik yang tidak boleh dilewatkan. Apa saja?

Video

2 dari 6 halaman

Mimpi Buruk di Anfield Berlanjut

Para pemain Everton merayakan gol yang dicetak ke gawang Liverpool dalam laga derbi Merseyside pada pekan ke-25 Premier League di Anfield, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Everton sukses meraih kemenangan 2-0 atas Liverpool. (PAUL ELLIS / POOL / AFP)

Kekalahan 0-2 dari Everton pada pertandingan ini memperpanjang mimpi buruk Liverpool di Anfield. Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun ketika Liverpool menjamu lawan di Anfield pada ajang Premier League musim ini.

Empat kekalahan Liverpool diawali saat menjamu Brighton and Hove Albion dan kalah tipis 0-1. The Reds kemudian juga kalah 1-4 dari Manchester City dan 1-3 dari Leicester City.

Kekalahan dari Everton pun membuat Liverpool mengulang prestasi buruk yang pernah terjadi pada 1923. Kala itu, Liverpool juga harus menelan kekalahan dalam empat laga kandang secara beruntun.

Sementara itu, Liverpool juga menjadi juara bertahan liga yang kalah dalam empat laga kandang beruntun sejak Everton melakukan hal serupa pada musim 1928/1923.

3 dari 6 halaman

Pecah Telur di Anfield

Para pemain Everton saat merayakan kemenangan atas Liverpool di Anfield pada laga pekan ke-25 Premier League, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Everton menang 2-0 atas Liverpool dalam laga derbi Merseyside itu. (PAUL ELLIS / POOL / AFP)

Everton berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Liverpool. Kemenangan ini tentu saja sangat istimewa bagi The Toffees.

Sudah begitu lama para penggemar Everton tidak melihat timnya kesayangannya meraih kemenangan di markas Liverpool. Mereka pecah telur setelah 21 tahun tanpa kemenangan di Anfield.

Everton terakhir kali mengalahkan Liverpool di Anfield pada September 1999. Ketika itu mereka menang 1-0 berkat gol tunggal Kevin Campbell.

 

4 dari 6 halaman

Liverpool Kembali Dihukum Penalti di Anfield

Para pemain Everton merayakan gol yang dicetak Gylfi Sigurdsson ke gawang Liverpool pada laga Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (21/2/2021). Everton menang 2-0 atas Liverpool. (Lawrence Griffiths/ Pool via AP)

Liverpool kembali mendapatkan hukuman penalti ketika menjamu Everton. Wasit menunjuk titik putih setelah melihat tayangan ulang VAR saat Trent Alexander-Arnold melanggar Dominic Calvert-Lewin di kotak penalti The Reds.

Gylfi Sigurdsson yang maju sebagai eksekutor mampu menyarangkan bola ke gawang Liverpool. Momen itu sekaligus membawa Everton unggul 2-0 pada menit ke-82.

Penalti ini merupakan yang ketiga bagi Liverpool di Premier League musim ini. Hal itu menjadikan Liverpool sebagai tim yang paling banyak harus mendapatkan hukuman penalti di antara tim lainnya.

Satu hal yang tidak kalah menarik, semua hukuman penalti itu terjadi di Anfield.

5 dari 6 halaman

Daftar Cedera Liverpool Bertambah

Kapten Liverpool, Jordan Henderson, harus mendapatkan perawatan hingga akhirnya harus meninggalkan lapangan lebih cepat saat memperkuat The Reds menghadapi Everton pada pekan ke-25 Premier League, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Liverpool kalah 0-2 dalam laga ini. (LAURENCE GRIFFITHS / POOL / AFP)

Tidak hanya kalah dalam pertandingan derbi Merseyside ini, Liverpool juga mendapatkan kabar buruk lain. Seperti jatuh tertimpa tangga, Liverpool juga harus kehilangan sang kapten tim, Jordan Henderson, yang mengalami cedera.

Kondisi tersebut membuat Henderson tidak bisa melanjutkan pertandingan hingga tuntas dan keluar dari lapangan saat masih babak pertama. Ia digantikan oleh Nathaniel Phillips pada menit ke-30.

Cedera yang dialami Jordan Henderson ini jelas sangat merugikan Liverpool. Belakangan, Henderson menjadi bek tengah darurat The Reds yang kehilangan sejumlah pemain di pusat pertahanan.

Cedera Henderson jelas menjadi kerugian besar bagi Liverpool. Jurgen Klopp dipastikan bakal kembali pusing dengan masalah di lini pertahanan timnya.

 

6 dari 6 halaman

Cemerlangnya Pickford

Kiper Everton, Jordan Pickford, menghalau bola saat Liverpool menyerang gawangnya dalam laga pekan ke-25 Premier League di Anfield, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB. Everton berhasil menang 2-0 dalam pertandingan tersebut. (PHIL NOBLE / POOL / AFP)

Bukan hanya Richarlison, pemain Everton lain yang tampil cemerlang adalah sang penjaga gawang, Jordan Pickford. Ia mampu membuat pemain Liverpool sangat frustrasi ketika melakukan penyelesaian akhir dari peluang yang mereka dapatkan.

Jordan Pickford tercatat melakukan enam penyelamatan. Aksinya di bawah mistar gawang Everton membuat timnya berhasil mencatatkan clean sheet.

Penampilan Pickford ini terbilang sangat baik, terutama karena kiper asal Inggris itu kerap angin-anginan ketika tampil dalam sebuah pertandingan.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, published 21/2/2021)

Berita Terkait