5 Fakta Duel Timnas Indonesia Vs Tira Persikabo, Laga Sepak Bola Pertama di Tanah Air Sejak Pandemi COVID-19

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 06 Mar 2021, 10:00 WIB
Timnas Indonesia Vs Tira Persikabo di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (5/3/2021), jadi pertandingan pertama di Indonesia sejak pandemi COVID-19. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Duel Timnas Indonesia versus Tira Persikabo, Jumat, 5 Maret 2021, menjadi pertandingan yang bersejarah bagi sepak bola Indonesia. 

Ya, laga itu merupakan pertandingan sepak bola resmi pertama di Indonesia sejak pandemi COVID-19 merebak tahun lalu. Sepak bola Indonesia tepatnya sudah vakum 355 hari.

Advertisement

Terakhir kali pertandingan digelar ialah pada 15 Maret, yakni empat laga Shopee Liga 1. Pada hari itu, ada pertandingan Persib Bandung versus PSS Sleman, Tira Persikabo Vs Persita, Bali United Vs Madura United, dan PSM Makassar kontra Barito Putera.

Pertandingan Timnas Indonesia kontra Tira Persikabo digelar dengan menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat. Mulai tanpa penonton, pemain menjaga jarak, tanpa selebrasi berkerumun, pengecekan suhu sebelum masuk area stadion, hingga pembatasan jurnalis.

Laga tersebut berjalan dengan sangat seru. Kedua tim seolah meluapkan kerinduan bertarung di lapangan hijau. Tira Persikabo memberikan perlawanan ketat kepada skuad Garuda, meski akhirnya kalah 0-2.

Pertandingan yang disiarkan Indosiar dan Vidio ini juga menjadi hiburan bagi pencinta sepak bola Tanah Air. 

Berikut lima fakta-fakta dari laga Timnas Indonesia versus Tira Persikabo yang dirangkum Bola.com dari Stadion Madya.

Video

2 dari 6 halaman

Disidak Dulu Sebelum Kick-off

Menpora RI, Zainudin Amali ditemani Ketua PSSI, Mochamad Iriawan melakukan sidak jelang laga uji coba antara Timnas Indonesia melawan Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menginspeksi partai uji coba Timnas Indonesia dengan Tira Persikabo di Stadion Madya, Jakarta Pusat, Jumat (5/3/2021). Dia tiba pukul 16.30 WIB alias tiga setengah jam sebelum pertandingan dimulai.

Sesampainya di Stadion Madya, Amali tidak membuang-buang waktu. Dia langsung mengelilingi venue didampingi oleh Ketua PSSI, Mochamad Iriawan.

Awak media tidak diperkenankan untuk mengikuti kunjungan Amali. Setelah pengecekan selesai, ia baru memberikan pemaparan.

Dari pengamatan Bola.com, Amali memeriksa penerapan protokol kesehatan pertandingan.

"Kami memastikan betul persiapan yang dilakukan panitia itu benar berjalan sesuai apa yang disampaikan PSSI ke kami dan kepolisian," ujar Amali.

"Alhamdulillah, saya dan Ketua PSSI sudah keliling, daftar yang diberikan panitia kepada saya lalu saya cek satu per satu. Semuanya sudah sesuai yang disampaikan panitia kepada kami," imbuh Amali.

3 dari 6 halaman

Hening di Stadion, Ramai di Televisi

Gelandang Timnas Indonesia U-23, Yacob Sayuri (tengah) berusaha melewati sejumlah pemain Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Stadion Madya cerah, tapi bangku stadion kosong melompong. Begitulah pemandangan yang tersaji pada laga uji coba Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2021.

Pertandingan seharusnya digelar pada Rabu (3/3/2021). Namun, karena izin kepolisian belum turun, partai kedua tim diundur menjadi hari ini.

Cuaca Jakarta pada malam ini cerah setelah diguyur hujan yang cukup lebat pada sore hari. Situasi seperti ini begitu cocok untuk menikmati pertandingan.

Namun, atmosfer stadion terasa hambar. Bangku-bangku Stadion Madya terpaksa tidak berpenghuni karena kepolisian melarang pertandingan dihadiri penonton.

Namun, penonton di televisi tetap bisa menikmati pertandingan normal karena Indosiar memasukkan sound suporter. 

4 dari 6 halaman

Protokol Kesehatan

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengukur suhu tubuh saat tiba di Stadion Madya, Jakarta. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Tiga jam sebelum laga dimulai, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menginspeksi Stadion Madya. Dia berkeliling untuk mengecek protokol kesehatan pertandingan.

Pantauan Bola.com di lokasi, PSSI menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setiap pewarta yang mau meliput harus menyertakan hasil swab antigen di hari yang sama.

Suasana di dalam dan luar stadion steril. Hanya yang berkepentingan yang boleh masuk ke dalam stadion.

Beginilah pemandangan sepak bola di Indonesia di era new normal. Sesuai pesan presiden, kota harus berdampingan dengan pandemi COVID-19. Sepak bola harus tetap berjalan, meski tanpa penonton sekalipun.

Selain itu, pemain juga diwajibkan menjaga jarak. Jelang pertandingan ketika sesi foto, kemudian saat masuk lapangan, dan ketika sesi team talk, pemain membentuk lingkaran yang berjarak satu meter dari satu pemain ke pemain lain.

Pemain juga tidak berselebrasi secara berkerumun. Pemain juga dilarang meludah sembarangan untuk meminimalkan penyebaran virus.

5 dari 6 halaman

Pemain Tampil Menggila

Gelandang Timnas Indonesia U-23, Feby Eka Putra (kiri) berusaha menjebol gawang Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Pemain Timnas Indonesia dan Tira Persikabo tak seperti sedang beruji coba. Pertandingan berjalan sangat ketat sejak menit pertama.

Kedua tim terus menerus berbalas serangan dengan tempo permainan yang cukup tinggi. 

Tira Persikabo benar-benar tak bisa diremehkan. Tim asuhan Igor Kriushenko ini sudah bersiap sejak lama. Timnas Indonesia yang memiliki banyak peluang, baru mencetak gol pada menit ke-44 lewat sepakan cantik Kadek Agung.

Babak kedua, Timnas Indonesia yang tampil agresif hanya mampu menambah satu gol via sundulan Muhammad Rafli.

6 dari 6 halaman

Wartawan Meliput Langsung, Jumpa Pers Tetap Pakai Zoom

Tanda-tanda laga uji coba itu batal terlihat dari lampu Stadion Madya yang padam kurang dari satu jam sebelum kick-off. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Jurnalis diperbolehkan untuk meliput pertandingan Timnas Indonesia versus Tira Persikabo. Sebagai syaratnya, jurnalis mendaftar terlebih dahulu kemudian menjalani tes antigen.

Meskipun diperbolehkan meliput, tidak ada sesi konferensi pers secara langsung. Sesi jumpa pers tetap dilakukan dengan zoom untuk menghindari kontak.

Selain itu, dalam pertandingan juga tidak disediakan media center. Jurnalis menunggu di tribune dan konferensi pers melalui zoom.

Jurnalis juga masuk 45 menit sebelum kick-off dan duduk secara berharak di tribune media.

Berita Terkait