Liga Italia: Juventus Babak Belur, Posisi Andrea Pirlo dan Cristiano Ronaldo Tak Terusik

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 22 Mar 2021, 16:35 WIB
Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, melintas di depan Cristiano Ronaldo. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Bola.com, Turin - Juventus babak belur di Liga Italia setelah takluk 0-1 dari Benevento, Minggu (22/3/2021). Meski mendulang hasil buruk dan kans merebut Scudetto makin tipis, posisi Andrea Pirlo dan Cristiano Ronaldo tak terusik. 

Kans Juventus menggapai gelar juara Liga Italia 2020/2021 sudah tipis. Tapi, mereka setidaknya bisa mengejar AC Milan di peringkat kedua, tapi malah menelan kekalahan mengejutkan dari Benevento. 

Advertisement

Kekalahan itu sulit diterima karena Benevento bukan tim menakutkan, bahkan terancam bakal terdegradasi. Sebelum laga itu, Benevento juga tanpa kemenangan dalam 11 laga beruntun. 

"Itu laga yang tak terduga, Saya di sini hanya untuk menggarisbawahi bahwa selama bertahun-tahun kami memberikan kebahagiaan kepada fans, sayangnya hari ini kami memberikan kekecewaan," kata Paratici, seperti dlansir Football Italia

"Ini performa buruk, tapi musim ini berlanjut. Kami harus menegakkan kepala, tetap bekerja, memahami kesalahan kami, dan berusaha tidak mengulanginya." 

"Jika Anda bermain untuk Juventus, Anda harus bisa menghadapi tekanan. Sayangnya, kami bermain buruk. Terkadang, Anda tidak memahami mengapa hal seperti ini terjadi," imbuh Paratici mengenai kekalahan Juventus. 

 

2 dari 3 halaman

Proyek di Juventus Berlanjut

Pelatih Juventus Andrea Pirlo (kiri), bek Alex Sandro (tengah) dan penyerang Juventus Cristiano Ronaldo (kanan) menghadiri sesi latihan di pusat pelatihan Juventus di Turin (8/3/2021). (AFP/MARCO BERTORELLO)

Apakah hasil ini memengaruhi taktik untuk masa depan, contohnya nasib Andrea Pirlo atau Cristiano Ronaldo? Paratici dengan tegas menjamin masa depan dua sosok tersebut di Juventus. 

"Tidak. Kami proyek yang sudah dimulai sejak musim lalu. Satu pertandingan tidak akan mengubah strategi kami. Ini akan berlanjut dan kami senang dengan apa yang sudah dilakukan, jadi akan terus bekerja memperbaiki diri," ujar Partici.  

"Ini Juve, kami memiliki Cristiano Ronaldo, pemain terbaik di dunia, dan kami berpegangan erat," imbuh dia. 

Catatan Pirlo jauh lebih buruk dari pendahulunya Maurizio Sarri dan Max Allegri, yang dipecat. Saat disinggung tentang ini, Paratici memberikan alasan. 

“Kami bukannya tidak puas dengan pelatih sebelumnya, tapi ada alasan berbeda mengapa kami memutuskan untuk berubah. Sama seperti kekalahan tidak akan mengubah proyek klub, kemenangan juga tidak akan. Setelah pendekatan diputuskan, kami akan melihatnya," tegas dia. 

Sumber: Football Italia 

3 dari 3 halaman

Simak Daftar Peringkat Berikut Ini