Dortmund Menolak, 2 Klub Prancis Menyusul Gabung Liga Super Eropa

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 19 Apr 2021, 22:00 WIB
Gelandang Borrusia Dortmund, Jude Bellingham membawa bola dari kawalan gelandang Manchester City, Rodrigo pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di stadion Signal Iduna Park, Jerman (15/4/2021). The Citizens unggul agregat 4-2 atas Dortmund. (AP Photo/Martin Meissner)

Bola.com, Jakarta - Klub asal Jerman, Borussia Dortmund, menolak untuk bergabung dengan 12 klub elite di Liga Super Eropa. Kabar terbaru, dua klub Prancis akan merapat.

Dortmund merilis pernyataan yang mengecam kompetisi tandingan Liga Champions tersebut.

Advertisement

"Pada Senin (19/4/2021) pagi, ketua dewan Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, mengambil posisi dalam diskusi tentang pengenalan Liga Super Eropa.

"Watzke mengatakan: 'Para anggota dewan Asosiasi Klub Eropa (ECA) berkumpul untuk konferensi virtual pada Minggu malam dan menegaskan bahwa keputusan dewan Jumat lalu masih berlaku.' 'Keputusan ini berarti bahwa klub-klub ingin melaksanakan reformasi Liga Champions."

"Itu adalah pendapat yang jelas dari anggota dewan ECA bahwa rencana untuk mendirikan Liga Super kami tolak."

Sebelumnya, Bayern Munchen juga menolak bergabung dengan  Liga Super Eropa. Namun, RB Leipzig dikabarkan ikut membelot bersama FC Porto.

Menurut sumber Liga Super yang tidak disebutkan namanya dikutip oleh AFP, setidaknya dua klub Prancis akan bergabung ke Liga Super Eropa. Paris Saint-Germain belum mengumumkan, sementara Lyon dan Marseille sedang dalam pembahasan.

Video

2 dari 2 halaman

Kemunduran

Mereka adalah Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur, Atletico Madrid, Barcelona, Real Madrid, AC Milan, Inter Milan dan Juventus. (AFP/Andrew Boyers/Pool)

Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson mengecam rencana Liga Super Eropa. Ia menyebut para penggemar menyukai Liga Champions apa adanya.

Setan Merah adalah satu dari 12 klub pemberontak dan telah mendaftar ke liga yang memisahkan diri. Kompetisi dapat dimulai segera setelah musim dengan 15 klub pendiri.

Menurut Fergie, langkah itu membunuh Liga Champions.

"Pembicaraan tentang Liga Super Eropa adalah langkah mundur selama 70 tahun sepak bola klub Eropa," kata Fergie kepad Reuters, Senin (19/4/2021).

Sumber: The Sun

Berita Terkait